batampos – Setelah lama menanti, ratusan warga Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, akhirnya mulai menikmati layanan air bersih. Sebanyak 409 rumah di kawasan tersebut kini resmi terhubung dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Seri Kuala Lobam.
Salah seorang warga, Yani, mengaku bersyukur air bersih akhirnya mengalir ke rumahnya.
“Alhamdulillah, akhirnya air bersih mulai mengalir ke rumah kami,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Warga lainnya, Eman, menyebut air mulai mengalir sejak pukul 04.00 WIB dengan tekanan cukup kuat. Meski demikian, masih ditemukan kendala teknis pada sambungan pipa.
“Tekanan airnya kuat, tetapi ada pipa yang kurang rapat sehingga air masih menetes,” katanya. Ia berencana memperbaiki sambungan tersebut setelah aliran air dihentikan sementara sekitar pukul 10.00 WIB.
Ketua SPAM IKK Seri Kuala Lobam, Pardomuan Lumban Raja, membenarkan bahwa 409 sambungan rumah (SR) baru telah diaktifkan.
“Hari ini sambungan baru untuk 409 rumah sudah mulai dialiri air,” ujarnya.
Dengan tambahan tersebut, jumlah pelanggan SPAM IKK Seri Kuala Lobam kini mencapai sekitar 2.800 sambungan rumah. Pardomuan menjelaskan, distribusi air masih dalam tahap uji coba selama dua bulan, sehingga aliran air sementara dilakukan dari pukul 04.00 WIB hingga 10.00 WIB.
“Jika kapasitas air mencukupi, ke depan distribusi akan kami upayakan berlangsung 24 jam penuh,” jelasnya.
Terkait tarif, penggunaan air 0–10 meter kubik dikenakan tarif sekitar Rp3.500 per meter kubik. Sementara pemakaian di atas 10 meter kubik dikenakan tarif sekitar Rp4.500 per meter kubik.
Pardomuan memastikan ketersediaan air baku mencukupi. Saat ini SPAM IKK Seri Kuala Lobam memiliki tiga sumber air baku dengan kapasitas produksi sekitar 200 hingga 300 ton per hari.
“Produksi air meningkat dari sekitar 10 liter per detik menjadi 20 liter per detik, sehingga pasokan dinilai aman,” pungkasnya. (*)
Editor : M Tahang