Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Distribusi MBG ke Desa Terjauh, SPPG Teluk Sebong Bintan Siapkan Mobil Khusus

Slamet Nofasusanto • Kamis, 8 Januari 2026 | 16:12 WIB
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, meninjau SPPG di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong pada Kamis (8/1). F.  Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, meninjau SPPG di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong pada Kamis (8/1). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos – Untuk memastikan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap diterima siswa secara layak meski menempuh jarak jauh, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Teluk Sebong Sri Bintan menyiapkan satu unit mobil khusus guna menjangkau Desa Berakit, wilayah terjauh dari dapur layanan.

Kepala SPPG Teluk Sebong Sri Bintan, Randa Utara, mengatakan penyiapan armada khusus ini bertujuan menjaga kualitas makanan sekaligus ketepatan waktu distribusi.

“Mobil pengantaran MBG akan menunggu di lokasi sampai siswa selesai makan, lalu omprengan dibawa kembali ke dapur,” ujar Randa saat ditemui, Kamis (8/1).

Ia menjelaskan, mobil pengantar MBG mulai beroperasi sejak pukul 07.00 WIB setiap hari agar makanan bergizi diterima siswa dalam kondisi baik dan sesuai jadwal.

Menurut Randa, sejauh ini pendistribusian MBG ke wilayah terjauh, termasuk Desa Berakit, berjalan lancar tanpa kendala berarti.

SPPG Teluk Sebong Sri Bintan yang bermitra dengan Yayasan Mutiara Kasih Sei Timun telah beroperasi sejak 8 Desember 2025. Saat ini, SPPG tersebut melayani 2.091 penerima manfaat.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.892 siswa, serta tenaga pendidik dan kependidikan di 20 sekolah yang tersebar di Desa Sri Bintan, Desa Pengudang, dan Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong.

Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan saat meninjau SPPG Teluk Sebong menyampaikan bahwa unit ini merupakan SPPG ke-9 yang beroperasi di Kabupaten Bintan dari target 22 SPPG. Pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sembilan SPPG tambahan di wilayah pesisir.

Roby menekankan pentingnya menjaga standar menu dan ketepatan waktu distribusi, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh ke sejumlah desa.

“Standar waktu harus tetap dijaga karena jarak tempuhnya lumayan jauh sampai ke Desa Pengudang dan Berakit. Jadi perlu manajemen distribusi yang baik, tetapi tidak terburu-buru,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Roby juga meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik SPPG yang telah melalui tiga tahap penyaringan sehingga kualitas air buangan dinilai lebih baik.

“Mudah-mudahan kehadiran SPPG ini benar-benar memberi manfaat bagi siswa dan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : M Tahang
#bintan #Mbg #SPPG #Desa Berakit