409 Rumah di Perumahan Lobam Mas Asri Bintan Kini Teraliri Air Bersih SPAM
Chahaya Simanjuntak• Kamis, 8 Januari 2026 | 16:30 WIB
SALAH satu warga memperhatikan air mengalir dari keran di rumahnya di Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (8/1/2026). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Batampos - Sebanyak 409 rumah di Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, kini mulai teraliri air bersih dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Seri Kuala Lobam.
Masuknya aliran air bersih ini disambut antusias oleh warga yang selama ini menantikan akses air layak. Salah satu warga, Yani, mengaku bersyukur karena air bersih akhirnya mengalir ke rumahnya.
“Alhamdulillah, akhirnya air bersih mulai mengalir ke rumah kami,” ujar Yani, Kamis (8/1/2026).
Warga lainnya, Eman, mengatakan air mulai mengalir sekitar pukul 04.00 WIB dengan tekanan yang cukup kuat. Meski demikian, ia mengaku masih menemukan kendala kecil pada sambungan pipa.
“Tekanan airnya kuat, hanya saja pipa kurang rapat sehingga air masih menetes,” katanya. Ia berencana memperbaiki sambungan pipa tersebut setelah aliran air dihentikan sementara sekitar pukul 10.00 WIB.
Ketua SPAM IKK Seri Kuala Lobam, Pardomuan Lumban Raja, membenarkan bahwa sebanyak 409 sambungan rumah (SR) baru telah diaktifkan dan mulai menerima pasokan air bersih.
“Hari ini sambungan baru untuk 409 rumah sudah kami aktifkan,” ujar Pardomuan.
Dengan penambahan tersebut, total pelanggan SPAM IKK Seri Kuala Lobam kini mencapai sekitar 2.800 pelanggan. Pardomuan menjelaskan, penyaluran air saat ini masih dalam tahap uji coba yang akan berlangsung selama dua bulan.
“Air mengalir mulai pukul 04.00 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Jika kapasitas air mencukupi, ke depan akan kami upayakan mengalir 24 jam,” jelasnya.
Terkait tarif, Pardomuan menyebutkan bahwa pemakaian air hingga 10 meter kubik dikenakan tarif sekitar Rp3.500 per kubik. Sementara pemakaian di atas 10 meter kubik dikenakan tarif Rp4.500 per kubik.
Ia juga memastikan ketersediaan air baku saat ini sangat mencukupi. Dari tiga sumber air baku yang ada, kapasitas produksi air meningkat dari sekitar 10 liter per detik menjadi 20 liter per detik.
“Produksi air bersih saat ini mencapai sekitar 200 hingga 300 ton per hari, sehingga sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” pungkasnya. (*)