Batampos - Pemerintah Kabupaten Bintan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap kepada nelayan dan pembudidaya ikan kepada sejumlah nelayan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Camat Seri Kuala Lobam, Jumat (9/1/2026). Bantuan bersumber dari dana insentif fiskal yang dialokasikan khusus untuk mendukung sektor perikanan di Bintan.
Pemerintah memberikan 8.460 kilogram pakan ikan air tawar serta 63.500 ekor benih ikan air tawar jenis gurami, lele, dan nila untuk sektor perikanan budidaya. Bantuan ini diterima oleh tiga kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Bintan Utara dan Toapaya.
Sementara itu, bantuan alat tangkap disalurkan kepada tujuh kelompok nelayan di Kecamatan Seri Kuala Lobam dan Bintan Pesisir. Bantuan tersebut meliputi 113 roll bahan kawat bubu ikan, 270 unit jaring Apollo, 2.120 unit bubu ketam, serta 20 unit jaring ikan.
Baca Juga: Nagoya–Jodoh Disiapkan Jadi Ikon Wisata Heritage, BP Batam Dorong Kolaborasi Semua Pihak
Selain itu, pemerintah juga menyerahkan sarana pengolahan hasil perikanan berupa 10 unit chest freezer. Fasilitas ini diberikan kepada tujuh kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan yang tersebar di lima kecamatan, yakni Seri Kuala Lobam, Bintan Timur, Gunung Kijang, Toapaya, dan Bintan Pesisir.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan agar seluruh bantuan yang diterima dimanfaatkan secara optimal dan tidak diperjualbelikan. Ia mengingatkan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan kemandirian nelayan.
“Jangan dijualbelikan, gunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas perikanan dan meningkatkan pendapatan,” pesan Roby kepada para penerima bantuan.
Baca Juga: Ruang Gerak Dibatasi, Ratusan Nelayan Bintan Demo di Gedung Daerah, Tolak Penggunaan VMS saat Melaut
Roby berharap program bantuan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kelompok penerima dapat berkembang dan pemerintah dapat menyalurkan bantuan serupa kepada kelompok nelayan lainnya.
Salah satu penerima bantuan, Musa, nelayan dari kelompok nelayan kepiting bakau, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Kelompoknya yang beranggotakan 12 orang memperoleh sebanyak 680 unit bubu ketam atau sekitar 56 unit per orang.
“Bantuan ini sangat membantu kami. Kami sudah mengusulkan sejak dua tahun lalu dan Alhamdulillah baru terealisasi tahun ini,” ujar Musa.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan hasil tangkapan serta pendapatan nelayan di kelompoknya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak