Batampos - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) membangun sistem database olahraga terpadu. Sistem ini ditujukan untuk mempermudah pendataan atlet, pelatih, wasit, hingga sarana dan prasarana olahraga di wilayah itu.
Kepala Dispora Bintan, Alfeni Harmi, mengatakan selama ini Bintan belum memiliki database olahraga yang terintegrasi. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan pemetaan potensi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Kita berangkat dari permasalahan bahwa Bintan belum memiliki database olahraga. Database ini bukan hanya memuat data atlet, tetapi juga pelatih, wasit, serta seluruh sarana dan prasarana olahraga,” ujar Alfeni ketika ditemui kemarin.
Baca Juga: Minyakita Langka di Tanjungpinang, Warga Terpaksa Beralih ke Minyak Goreng Premium
Ia menjelaskan, pendataan atlet menjadi prioritas utama mengingat secara geografis Bintan berada satu daratan dengan daerah lain, khususnya Kota Tanjungpinang. Banyak atlet usia pelajar dan mahasiswa yang berdomisili atau menempuh pendidikan di luar Bintan.
“Kadang anak-anak kita sekolah di Tanjungpinang, atau mahasiswa kita kuliah di sana. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan atlet daerah,” jelasnya.
Dengan sistem database olahraga tersebut, Dispora Bintan dapat mengidentifikasi atlet-atlet potensial sejak dini, sekaligus memperjelas status pembinaan agar tidak berpindah atau diklaim oleh daerah lain.
“Kalau sudah terdata di Bintan, dipublikasikan, dan dinyatakan sebagai atlet Bintan, maka secara administrasi dan legalitas dia menjadi atlet Bintan,” tegas Alfeni.
Alfeni menambahkan, sistem database olahraga ini telah dirancang melalui kerja sama dengan Diskominfo Bintan dan secara teknis sudah siap digunakan. Saat ini, sistem tersebut hanya memerlukan beberapa tahap uji coba sebelum diterapkan secara penuh.
“Sistemnya sudah siap, tinggal dilakukan uji coba agar nantinya bisa berjalan optimal,” pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak