Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam Bintan Raup Omzet Hampir Rp 500 Juta Sepanjang 2025

Slamet Nofasusanto • Senin, 12 Januari 2026 | 14:30 WIB

SALAH satu mitra pelaku UMKM terlihat menjahit dalam kegiatan Industri di Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, Bintan pada Senin (12/1/2026). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
SALAH satu mitra pelaku UMKM terlihat menjahit dalam kegiatan Industri di Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, Bintan pada Senin (12/1/2026). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Batampos -  Sentra industri fashion Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, mencatatkan capaian cemerlang sepanjang 2025. Sejak mulai beroperasi pada April 2025, sentra industri ini berhasil membukukan omzet hampir Rp 500 juta dari berbagai produk fashion yang dihasilkan.

Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam memproduksi beragam jenis pakaian, mulai dari celana, wearpack, t-shirt, kaos polo, kemeja, seragam, hingga jaket. Produk-produk tersebut dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun instansi.

Ketua Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, Budianto, mengatakan, hingga November 2025 omzet sentra fashion tersebut telah mencapai sekitar Rp 470 juta dan diperkirakan menembus Rp 500 juta hingga akhir Desember 2025.

Baca Juga: Punk Rocky Single Terbaru A$AP Rocky, Menggoda Fans Menjelang Album Don’t Be Dumb

“Sejak beroperasi hingga November 2025, omzet Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam sudah sekitar Rp 470 juta lebih. Jika dihitung sampai Desember, mendekati Rp 500 juta,” ujar Budianto.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan omzet mencapai Rp 1 miliar pada tahun berikutnya. Untuk mengejar target tersebut, kapasitas produksi ditingkatkan menjadi 500 hingga 1.000 potong pakaian per bulan.

Saat ini, lebih dari 100 mitra pelaku UMKM tergabung dalam Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam. Namun, sekitar 50 orang terlibat langsung dalam proses produksi di sentra tersebut.

Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam memiliki dua gedung utama, yakni gedung depan sebagai pusat pelayanan dan pelatihan, serta gedung belakang yang difungsikan sebagai area produksi atau bengkel kerja.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Asy Syukri, menyampaikan bahwa sentra fashion ini telah beroperasi selama kurang lebih satu tahun dan menunjukkan perkembangan signifikan.

Baca Juga: Tiket KM Bukit Raya Tujuan Anambas–Natuna Ludes, Calon Penumpang Terancam Tertahan di Kijang

“Omzetnya sudah ratusan juta rupiah. Pesanan yang masuk juga ratusan bahkan hingga ribuan potong pakaian,” kata Asy Syukri.

Selain memproduksi pakaian kasual dan seragam, Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam juga melayani pembuatan baju olahraga, seragam sekolah, baju kurung, busana pengantin, tas, hingga wearpack untuk pekerja lapangan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bintan berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk pengelolaan Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme pengelolaan sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Industri Fashion Seri Kuala Lobam #bintan #Sentra Industri Fashion