Batampos - Karung berisikan minyak hitam terdampar di pesisir Pantai Trikora 4, jalan Trikora, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. Temuan ini ditemukan oleh pengunjung Pantai Trikora, pada Sabtu (31/1/2026).
Salah satu pengunjung Pantai Trikora 4, Rizal mengatakan bahwa dirinya melihat karung dalam jumlah banyak di pantai. "Barang itu dalam goni. Jumlahnya banyak. Tidak hanya di pantai tapi di laut juga ada," katanya.
Saat menekan karung tersebut, keluar sedikit cairan warna hitam bekas kapal. "Belum bocor, kalau dibocorkan itu minyak hitam," katanya.
Rizal berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan ada solusi untuk mengatasi masalah ini. "Kejadian ini terus berulang setiap tahun dan diharapkan ada solusi sehingga tidak terjadi lagi," katanya.
Salah satu nelayan, Hudi mengatakan sempat melihat minyak tergenang di laut saat ia pergi melaut pekan lalu.
Baca Juga: Alat Pacu Jantung Bertenaga Sendiri, Inovasi Ilmuwan China yang Ubah Dunia Medis
Minyak tersebut mengapung dan sempat dikira akan sampai ke pesisir Pantai Pengudang di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong. "Limbahnya tidak sampai ke Pengudang, tapi ke Trikora," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan, Niken Wulandari mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan kejadian tumpahan minyak hitam di Bintan ke Gubernur melalui DHLK Provinsi.
Pihaknya juga telah menyampaikan laporan ke Menteri Lingkungan Hidup melalui Direktur Pencemaran Laut.
"Jadi secara resmi kami menyampaikan permohonan arahan," kata Niken.
Niken menjelaskan bahwa kewenangan laut ada di provinsi dan limbah B3 di pusat.
Niken juga menyebutkan bahwa tim penanganan tumpahan minyak hitam telah dibentuk melalui SK Gubernur Tahun 2018 lalu. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak