batampos – Politeknik Bintan Cakrawala memperkuat kualitas pendidikan vokasi dengan menghadirkan dua praktisi kuliner Indonesia yang berkarier di Jerman, Muhammad Tirta dan Cinta Nanda Ayu Vrismadi.
Kegiatan yang digelar melalui Program Studi DIII Seni Kuliner ini berlangsung dalam tiga agenda, yakni pengembangan kurikulum, guest lecture, dan seminar karier internasional.
Kepala Program Studi DIII Seni Kuliner, Henricus Yayan, mengatakan penguatan kurikulum menjadi langkah penting agar pembelajaran tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga standar industri global.
Baca Juga: Kasus Bunuh Diri Meningkat, Dinkes Batam Perkuat Layanan Kesehatan Mental
“Mahasiswa perlu memahami standar kerja internasional, termasuk kreativitas, presentasi produk, dan budaya profesional,” ujarnya.
Pada sesi pengembangan kurikulum, diskusi difokuskan pada bidang pastry dan food styling. Forum ini menjadi ruang bagi dosen dan praktisi untuk menyelaraskan materi ajar dengan kebutuhan industri, khususnya di Eropa.
Kegiatan berlanjut dengan guest lecture yang memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa. Materi yang disampaikan mencakup European pastry, termasuk praktik pembuatan produk seperti Schwarzwälder Kirsch Torte, chocolate mousse, dan choux au craquelin.
Menurut Chef Tirta, pengalaman praktik sangat penting untuk membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja internasional.
Baca Juga: Produk UMKM Anambas Tembus Resort Mewah, Siap Sasar Wisatawan Dunia
“Bekerja di dapur profesional, terutama di Jerman, tidak hanya soal rasa, tetapi juga disiplin, presisi, kebersihan, dan konsistensi kualitas,” katanya.
Ia menjelaskan, standar kerja di industri kuliner Jerman menuntut ketelitian tinggi dan etos kerja yang kuat, hal yang perlu dipersiapkan sejak masa pendidikan.
Kehadiran Chef Tirta dan Chef Cinta juga memberikan gambaran nyata tentang jalur karier di luar negeri. Keduanya meniti karier melalui program Ausbildung dan kini bekerja di industri kuliner Jerman.
Puncak kegiatan ditandai dengan seminar bertajuk Hospitality Career Opportunities: From PBC to Germany. Seminar ini terbuka untuk seluruh mahasiswa dan membahas peluang kerja, tantangan kompetensi, serta kesiapan mental untuk berkarier di luar negeri.
Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Emilia Ayu Dewi Karuniawati, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan global.
Baca Juga: Debit Air Siantan Naik Tipis, Cadangan Diperkirakan Bertahan 3 Minggu
“Kami ingin mahasiswa melihat peluang karier internasional sebagai sesuatu yang nyata, selama dipersiapkan dengan kompetensi dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PBC menegaskan arah pengembangan pendidikan vokasi yang lebih adaptif, aplikatif, dan berorientasi global, sekaligus membuka perspektif mahasiswa untuk meniti karier hingga ke tingkat internasional. (*)
Editor : M Tahang