Pemadaman Listrik Bergilir di Bintan, PLN Batam: Gangguan Pasokan Gas

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 23:05 WIB
Ilustrasi Pemadaman listrik di Bintan akibat gangguan pasokan gas pembangkit PLN Batam. F. Dok. Batam Pos
Ilustrasi Pemadaman listrik di Bintan akibat gangguan pasokan gas pembangkit PLN Batam. F. Dok. Batam Pos

batampos — Pemadaman listrik bergilir di Tanjungpinang dan Pulau Bintan memicu sorotan terhadap pengelolaan interkoneksi kelistrikan Batam–Bintan.

PLN Batam dinilai tidak membagi beban secara merata saat terjadi defisit, karena pemadaman tidak diberlakukan di Batam sehingga dampaknya lebih dirasakan di wilayah Bintan.

Menanggapi hal itu, Humas PLN Batam, Yoga, menjelaskan gangguan dipicu penghentian sementara pasokan gas dari Sumur Jambi Merang, Sumatera Selatan, sejak 6 April.

Baca Juga: Hati-Hati! Penipuan Online Makin Canggih, OJK dan Polisi Perketat Pengawasan

Kondisi zero flow tersebut menyebabkan penurunan pasokan sekitar 20 BBTUD atau setara dengan potensi pembangkitan sekitar 100 megawatt (MW).

“Sekitar 85 persen pembangkit di Batam berbasis gas. Ketika pasokan terganggu, sistem otomatis mengalami defisit,” ujarnya, Kamis (9/4).

Untuk menjaga stabilitas sistem, PLN Batam melakukan manajemen beban dengan mengurangi transfer listrik ke Bintan. Pasokan tidak dapat disalurkan secara optimal karena keterbatasan suplai gas.

Namun, kondisi kini mulai membaik setelah adanya dukungan pasokan gas dari sumber lain yang difasilitasi PLN pusat.

Baca Juga: Masa Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan Berakhir, 3.000 Ton Air Disalurkan di Bintan

“Suplai listrik ke Bintan dari Batam sudah kembali normal,” kata Yoga.

Meski demikian, potensi gangguan masih membayangi dalam beberapa pekan ke depan. Perbaikan infrastruktur di Sumur Jambi Merang diperkirakan membutuhkan waktu 20 hingga 30 hari hingga aliran gas kembali normal.

PLN Batam mengaku terus berkoordinasi dengan unit terkait di wilayah Bintan dan pusat untuk mengantisipasi gangguan lanjutan. Sejumlah langkah mitigasi disiapkan, termasuk mencari alternatif pasokan energi.

“Koordinasi terus dilakukan untuk memastikan keandalan suplai, termasuk menyiapkan skema jika kondisi serupa terjadi kembali,” ujarnya.

Baca Juga: Jadwal Haji 2026: Jemaah Batam Masuk Asrama 21 April, Terbang 22 April

Di tengah situasi ini, isu kemandirian energi Bintan kembali mencuat. Ketergantungan terhadap pasokan listrik dari Batam dinilai membuat wilayah tersebut rentan saat terjadi gangguan di hulu sistem pembangkitan. (*)

Editor : M Tahang
gangguan pasokan gas pemadaman listrik bergilir bintan PLN Batam