Batampos - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan turun langsung dan pengamatan terhadap emuan zat berwarna hijau yang menyerupai buih di pesisir pantai Lagoi.
Kepala DLH Kabupaten Bintan, Niken Wulandari mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan zat tersebut memiliki tekstur halus dan bau khas seperti rumput laut kering.
Pengelola kawasan wisata Lagoi juga telah melakukan pengamatan melalui mikroskop dan menemukan zat tersebut berupa serat alga. Namun, jenis alga tersebut belum dapat ditentukan.
"Tapi untuk jenis alganya kami tidak dapat menentukan," katanya.
Baca Juga: Investasi di Kawasan FTZ Tanjungpinang Menggeliat, 4 Investor Masuk Tahun Ini
Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan DLH Provinsi Kepri untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
Ia berharap hasil koordinasi dengan pihak terkait dapat memberikan jawaban tentang asal dan jenis zat berwarna hijau tersebut.
"Nanti dari tenaga ahli atau bidang yang berkompeten memahami tentang biota laut yang dapat menjelaskan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, hamparan zat berwarna putih kehijauan terlihat memenuhi garis pantai dan terbawa ombak hingga ke bibir pantai.
Dari rekaman video yang diterima, zat tersebut tampak menyerupai buih bercampur material hijau yang terus terdorong gelombang laut.
Informasi yang beredar menyebutkan, temuan serupa juga terlihat di kawasan Pantai Kawal dan Pantai Trikora.
Zat tersebut bahkan diduga berkaitan dengan kemunculan alga hijau, meski belum ada kepastian resmi. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak