batampos — Sebanyak 93 siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Angkatan XLVI Tahun Anggaran 2026 Satuan Pendidikan (Satdik) 1 Tanjunguban resmi dikukuhkan menjadi prajurit TNI Angkatan Laut dengan pangkat Kelasi Dua (Kld).
Pelantikan tersebut dipimpin Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Wadan Kodiklatal), Laksda TNI Singgih Sugiarto, di Lapangan Laut Arafuru Satdik 1 Tanjunguban Kodiklatal, Sabtu (9/5/2026).
Pengukuhan ditandai dengan pengucapan sumpah prajurit, penanggalan tanda siswa, serta penyematan pangkat Kelasi Dua kepada para prajurit muda TNI AL.
Baca Juga: Razia di Lapas Narkotika Tanjungpinang, Petugas Sita Alat Cukur dan Mancis
Pelantikan kali ini menjadi yang keenam sejak Satdik 1 Tanjunguban dibentuk.
Dalam amanat Dankodiklatal yang dibacakan Laksda TNI Singgih Sugiarto, para prajurit diminta memegang teguh nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Trisila TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas sebagai prajurit Jalasena.
“Janji prajurit kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menjalankan kewajiban sebagai Prajurit Jalasena harus dilandasi tanggung jawab, disiplin, dan kepatuhan terhadap hukum,” ujar Singgih.
Ia mengatakan pendidikan dasar keprajuritan selama dua bulan di Satdik 1 telah membentuk prajurit Jalasena muda yang tanggap, tanggon, dan trengginas.
Selanjutnya, para prajurit akan melanjutkan pendidikan kejuruan atau dasar golongan lanjutan selama 3,5 hingga 4 bulan sesuai bidang masing-masing.
Baca Juga: Bintan Bidik PAD Baru, Usulkan Pelabuhan Gentong dan Pasir Romet Jadi Pelra
Pada tahap tersebut, mereka akan dibekali pengetahuan dan keterampilan matra laut sesuai korps dan kejuruan, meliputi Bahari, Meriam, Angkutan, Mesin, Keuangan, dan Tata Usaha.
Selain pembelajaran klasikal di Satdik 1, para siswa juga menjalani praktik di satuan KRI Koarmada I dan Fasharkan Mentigi.
Usai upacara pelantikan, Wadan Kodiklatal Laksda TNI Singgih Sugiarto didampingi Paban I Ren Ditdik Kodiklatal Kolonel Laut Wijayanto dan Dansatdik 1 Kolonel Marinir Ainur Rofiq meninjau fasilitas pendidikan di Mako Satdik 1 dan fasilitas latihan di Desa Lancang Kuning, Tanjunguban. (*)
Editor : M Tahang