batampos – Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjunguban bersama warga menebang dua pohon yang berpotensi tumbang di Jalan M Taher Latif, Gang Pandawa, Kampung Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (19/6).
Penebangan dilakukan setelah warga melaporkan ranting pohon petai dan jengkol yang sudah patah serta menjulur ke badan jalan sehingga dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan pengecekan ke lokasi.
Baca Juga: Investasi KEK Galang Batang Tembus Rp15,6 Triliun, Serap 5.000 Tenaga Kerja
"Hasil pengecekan menunjukkan kedua pohon memang belum tumbang, tetapi rantingnya sudah patah dan menggantung di atas jalan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan," ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, petugas segera melakukan penebangan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena lokasi pohon berada di tepi jalan dengan banyak jaringan kabel di sisi kanan dan kiri.
"Kami memotong pohon secara bertahap agar tidak mengenai kabel. Alhamdulillah, warga juga ikut membantu sehingga proses penebangan berjalan lancar," katanya.
Setelah pohon ditebang, petugas bersama warga membersihkan batang dan ranting yang berserakan agar akses jalan kembali aman dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Baca Juga: Kasus Malaria di Tanjungpinang Tembus 129 Orang, Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Fokus Penanganan
Panyodi mengimbau masyarakat segera melapor kepada Damkar apabila menemukan pohon atau ranting yang berpotensi tumbang, terutama saat musim hujan maupun cuaca berangin.
"Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula kami bisa melakukan penanganan sehingga risiko kecelakaan dapat dicegah," ujarnya. (*)
Editor : M Tahang