Batampos - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan kembali menganggarkan dana pematangan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Perkantoran Bupati Bintan di Bintan Buyu yang kini kembali rimbun oleh ragam tanaman.
Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, secara administrasi pemerintah sudah sangat siap menghibahkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Sertifikat lahan seluas 10 hektare juga telah diterbitkan.
"Jadi 10 hektare sudah kita cadangkan untuk sekolah rakyat, sudah diterbitkan sertifikat terhadap lahan tersebut," katanya.
Baca Juga: Yigox Pecahkan Rekor Dunia Guinness World Records dengan 760 Klik Mouse per Menit
Ia menjelaskan, pada APBD Perubahan 2025 lalu, Pemkab telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 500 juta untuk pematangan lahan.
Namun, hingga saat ini belum ada pembangunan fisik karena proses lelang proyek baru akan dilaksanakan akhir 2026.
Akibat jeda waktu yang panjang, lahan yang sebelumnya telah dimatangkan kini kembali ditumbuhi tanaman.
"Konsekuensinya lahan yang sudah dimatangkan kemarin, sudah mulai ditumbuhi lagi tanaman, tanamannya akan cepat tumbuh," ujar Ronny.
Baca Juga: Prediksi Final Wimbledon 2026: Jannik Sinner vs Alexander Zverev
Untuk itu, Pemkab Bintan merencanakan kembali untuk mengalokasikan anggaran lanjutan pematangan lahan pada APBD Perubahan 2026.
"Kita akan kembali mengupayakan untuk mengalokasikan anggaran lanjutan pematangan lahan dengan nilai sekitar Rp 450 juta," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak