Hari Mangrove Sedunia, 1.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Sebong Pereh Bintan

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 20:01 WIB
Anak-anak dilibatkan dalam aksi penanaman mangrove di pesisir Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan pada Minggu (26/7/2026). F.Kiriman Bintan Resort untuk Batam Pos
Anak-anak dilibatkan dalam aksi penanaman mangrove di pesisir Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan pada Minggu (26/7/2026). F. Bintan Resort untuk Batam Pos

batampos – Memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026, Bintan Resort bersama berbagai elemen masyarakat menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Minggu (26/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Penanaman Mangrove yang dipusatkan di Bali, sekaligus bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Penanaman dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Pemerintah Desa Sebong Pereh, Kelompok PPK, kelompok nelayan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mangrove Bintan Lestari, siswa dan guru SD Negeri 002 Teluk Sebong, serta karyawan Bintan Resort.

General Manager Admin and Finance Bintan Resort, Hebron Habeahan, mengatakan keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

"Keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga tumbuhnya rasa memiliki dan kepedulian masyarakat terhadap ekosistem yang menjadi sumber kehidupan mereka," ujar Hebron, Senin (27/7).

Menurutnya, keterlibatan pelajar sekolah dasar menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

"Melalui aktivitas menanam mangrove, para siswa dikenalkan pada fungsi mangrove sebagai pelindung pesisir, habitat berbagai spesies laut, sekaligus bagian penting dari upaya menjaga bumi bagi generasi mendatang," katanya.

Hebron menambahkan, Bintan Resort secara konsisten menjalankan program rehabilitasi mangrove sejak 2018. Hingga kini, kawasan wisata internasional tersebut telah menanam 39.515 bibit mangrove di berbagai wilayah pesisir Kabupaten Bintan.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengembangan Masyarakat Bintan Resort, Bhakti Adi Chandra, mengatakan setiap bibit mangrove yang ditanam merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kawasan pesisir.

"Kolaborasi menjadi kunci agar upaya konservasi tidak berhenti pada penanaman, tetapi terus berlanjut melalui pemeliharaan, edukasi, dan keterlibatan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap ribuan bibit yang ditanam dapat tumbuh menjadi benteng alami yang melindungi garis pantai Bintan dari abrasi, menjaga keanekaragaman hayati, menyerap emisi karbon, serta menjadi warisan lingkungan yang bermanfaat bagi generasi mendatang. (*)

Editor : Jamil Qasim
Hari Mangrove Sedunia Pesisir Sebong Pereh