Balita Terkunci di Mobil, Damkar Bintan Berhasil Evakuasi dalam Tempo 20 Menit

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:40 WIB
Petugas UPT Damkar Tanjunguban mengevakuasi seorang bayi berusia 1 tahun yang sempat terkunci di dalam mobil di Jalan Taman Sari, Tanjunguban, Bintan Utara, Kamis (13/8/2026). Proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit dan bayi berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat meski sempat mengalami kepanasan di dalam kendaraan. F.Kiriman Panyodi untuk Batam Pos.
Petugas UPT Damkar Tanjunguban mengevakuasi seorang bayi berusia 1 tahun yang sempat terkunci di dalam mobil di Jalan Taman Sari, Tanjunguban, Bintan Utara, Kamis (13/8/2026). Proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit dan bayi berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat meski sempat mengalami kepanasan di dalam kendaraan. F.Kiriman Panyodi untuk Batam Pos.

batampos  – Seorang bayi berusia 1 tahun (balita) berhasil diselamatkan setelah sempat terkunci di dalam sebuah mobil di Jalan Taman Sari, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (13/8/2026) pagi.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjunguban sekitar pukul 08.43 WIB oleh ayah korban yang panik setelah menyadari anaknya masih berada di dalam kendaraan yang terkunci.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan petugas piket segera menuju lokasi begitu menerima laporan.

Sesampainya di depan Alfamart SD Negeri 003 Bintan Utara, petugas mendapati bayi masih berada di dalam mobil dengan kondisi pintu terkunci.

Evakuasi Berlangsung 15–20 Menit

Tim Damkar kemudian melakukan proses evakuasi dengan berupaya membuka akses melalui pintu kendaraan. Proses penyelamatan berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit.

Bayi akhirnya berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat.

"Pas dikeluarkan, bayinya menangis dan sudah penuh keringat karena panas terkunci di dalam mobil," ujar Panyodi.

Mobil Terkunci Otomatis

Berdasarkan keterangan orang tua kepada petugas, insiden bermula ketika ibu bayi turun dari mobil untuk membeli sesuatu.

Saat itu, sang ayah dan bayi masih berada di dalam kendaraan. Tidak lama kemudian, ayah bayi ikut keluar dari mobil tanpa menyadari anaknya masih berada di dalam. Sesaat setelah itu, mobil terkunci secara otomatis.

"Ayahnya lupa kalau di dalam mobil masih ada anaknya," kata Panyodi.

Damkar Imbau Orang Tua Lebih Waspada

Panyodi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu memastikan anak tidak tertinggal di dalam kendaraan, terutama saat menggunakan mobil dengan sistem penguncian otomatis.

Ia juga mengingatkan agar pengemudi selalu memeriksa kembali seluruh penumpang sebelum mengunci kendaraan atau meninggalkannya, guna mencegah kejadian serupa yang berpotensi membahayakan keselamatan anak. (*)

Editor : Putut Ariyo
Bayi Terkunci di Mobil Bintan Utara bintan Damkar Tanjunguban kepri