batampos – Akses Jembatan Ekang dan Jembatan Anculai di Jalan Lintas Barat, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, resmi dibuka untuk semua jenis kendaraan, Senin (17/8/2026).
Pembukaan akses kedua jembatan tersebut ditandai dengan pemindahan road barrier atau pembatas jalan oleh petugas di lokasi. Dengan demikian, kendaraan dari kedua arah kini dapat kembali melintas tanpa harus menggunakan jalur alternatif.
Direktur PT Bianglala Karya Utama, Mulyadi, mengatakan akses kedua jembatan telah dibuka secara penuh.
"Sudah kita buka full," kata Mulyadi kepada Batam Pos, Senin (17/8/2026).
Meski sudah dapat dilalui seluruh jenis kendaraan, pekerjaan pada kedua jembatan tersebut belum sepenuhnya rampung. Sejumlah pekerjaan masih akan dilanjutkan, di antaranya pemasangan lampu penerangan, marka jalan, dan pengecatan.
Mulyadi mengatakan secara keseluruhan paket pekerjaan jalan dan jembatan di ruas Jalan Lintas Barat ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.
Sementara untuk pekerjaan pengaspalan jalan, ia memastikan tahapan tersebut telah selesai.
"Kalau progres keseluruhan pekerjaan harus dihitung kembali," ujarnya.
Warga Tak Perlu Lagi Memutar
Dibukanya kembali akses Jembatan Ekang dan Anculai disambut positif masyarakat, terutama warga yang sehari-hari melintasi Jalan Lintas Barat.
Yani, warga Seri Kuala Lobam yang hendak menuju Kawal, mengaku pembukaan akses tersebut sangat membantu aktivitas perjalanan.
Menurutnya, warga tidak perlu lagi menggunakan jalur lama Tanjungpinang-Tanjunguban yang membuat waktu tempuh menjadi lebih panjang.
"Alhamdulillah sudah dibuka lagi akses jalan di jembatan, jadi tidak perlu memutar," ujar Yani.
Ia mengatakan sebelumnya perjalanan dari Tanjunguban menuju Bundaran Kilometer (Km) 16 Toapaya melalui Jalan Lama Tanjungpinang-Tanjunguban membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam karena harus memutar.
Setelah akses Jalan Lintas Barat kembali dibuka, waktu perjalanan menjadi sekitar 1 jam.
"Waktu tempuh Tanjunguban-Toapaya normal lagi, lebih cepat," pungkasnya. (*)
Editor : Putut Ariyo