batampos - Kebakaran lahan seluas kurang lebih 1 hektare terjadi di Jalan Panca Marga, Kampung Pasir 1, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (23/8/2026) siang.
Kebakaran diketahui setelah sejumlah partikel sisa pembakaran beterbangan hingga ke rumah warga. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban Panyodi mengatakan, kebakaran lahan tersebut sebenarnya sudah diketahui warga sejak beberapa malam sebelumnya. Namun, saat itu titik api belum membesar dan lokasinya masih jauh dari permukiman.
“Baru Minggu siang, partikelnya sampai ke rumah warga. Setelah dicek ke lokasi, ternyata api sudah membesar,” ujar Panyodi.
Baca Juga: 477 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kepri, Batam Tertinggi
Mendapat laporan tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Sementara satu unit mobil suplai air tetap disiagakan di Markas Damkar Tanjunguban, Jalan Taman Sari, Kecamatan Bintan Utara.
“Cuaca panas. Jadi mobil suplai air kami standby-kan di kantor, antisipasi kalau ada kebakaran lagi di wilayah Tanjunguban,” kata Panyodi.
Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman. Dengan membawa sekitar 4 ton air, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.10 WIB dengan bantuan Babinsa dan warga setempat.
“Alhamdulillah, api sudah padam,” katanya.
Panyodi mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran maupun pemilik lahan tersebut. Namun, ia menyebut kejadian kebakaran lahan di Kecamatan Teluk Sebong belakangan ini mengalami peningkatan.
Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan tidak membakar sampah sembarangan. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang saat ini dinilai dapat mempercepat penyebaran api.
“Mengingat cuaca panas dan angin kencang saat ini, bisa memicu kebakaran yang lebih luas,” pungkasnya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri