Sehari Jelang Tour de Bintan, Peserta Asal Swedia Meninggal

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 13:27 WIB
Jenazah warga negara asing asal Swedia saat akan dibawa ke rumah sakit di Tanjungpinang setelah dievakuasi ke Klinik Pariwisata Lagoi, Sabtu (22/8/2026) sore. F.Imigrasi Tanjunguban untuk Batam Pos.
Jenazah warga negara asing asal Swedia saat akan dibawa ke rumah sakit di Tanjungpinang setelah dievakuasi ke Klinik Pariwisata Lagoi, Sabtu (22/8/2026) sore. F.Imigrasi Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos - Kabar duka menyelimuti perhelatan Tour de Bintan 2026. Seorang peserta asal Swedia berinisial FCF, 53, meninggal dunia sehari sebelum mengikuti ajang balap sepeda internasional tersebut, Sabtu (22/8/2026) sore.

FCF dijadwalkan mengikuti rute terjauh sepanjang 150 kilometer pada Minggu (23/8/2026). Ia datang ke Bintan bersama istrinya dan telah mendaftar untuk mengikuti perlombaan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB setelah FCF bersama tiga rekannya bersepeda dari kawasan Lagoi Bay. Setibanya di tepi Kolam Treasure Bay, Hotel Natra Bintan, tubuh FCF tiba-tiba melemah hingga pingsan.

Rekan-rekannya langsung memberikan pertolongan pertama. Petugas hotel yang mengetahui kejadian tersebut turut membantu sebelum FCF dievakuasi ke Klinik Pariwisata Lagoi.

Kapolsek Bintan Utara AKP Jul Ilham melalui Kanit Reskrim Iptu Wisuda Meitari mengatakan, saat dalam perjalanan menuju klinik, denyut nadi FCF masih terasa.

“Menurut pihak hotel, di perjalanan denyut nadinya masih terasa,” ujar Wisuda.

Namun, setibanya di klinik, tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan pertolongan darurat. Sekitar pukul 15.15 WIB, FCF dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk menjalani visum. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tim medis menduga kepergian FCF disebabkan serangan jantung,” kata Wisuda.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban Adi Hari Pianto turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya peserta tersebut. Imigrasi memastikan akan mendampingi proses administrasi hingga pemulangan jenazah ke negara asal. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
peserta Tour de Bintan wna swedia lagoi