Bupati Roby: Jangan Tunggu Karhutla dan Kekeringan Terjadi, Pencegahan Harus Dimulai

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 16:02 WIB
Bupati Bintan, Roby Kurniawan memimpin rapat koordinasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla dan kekeringan di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Senin (31/8/2026). F.Kiriman Zoko untuk Batam Pos.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan memimpin rapat koordinasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla dan kekeringan di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Senin (31/8/2026). F.Kiriman Zoko untuk Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten Bintan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bintan Roby Kurniawan saat memimpin rapat koordinasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Senin (31/8/2026).

Dalam arahannya, Roby menekankan bahwa kunci utama menghadapi ancaman karhutla dan kekeringan adalah melakukan pencegahan serta memastikan kesiapsiagaan sejak dini.

Menurutnya, seluruh unsur tidak boleh lengah atau menunggu bencana terjadi baru kemudian bergerak.

“Yang penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan dan memastikan kesiapsiagaan. Jangan sampai ketika kejadian sudah terjadi, kita baru bergerak. Semua pihak harus memahami perannya masing-masing,” tegas Roby.

Selain karhutla, ancaman kekeringan juga menjadi perhatian serius dalam rapat tersebut. Roby meminta dinas terkait segera memetakan wilayah yang rawan kekeringan dan menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Ia juga meminta perangkat daerah terkait memperketat pemantauan di sejumlah titik yang rawan karhutla dan kekeringan.

“Sistem komunikasi dan pelaporan diperkuat agar informasi cepat sampai serta pastikan personel dan sarana prasarana dalam kondisi siaga,” ujarnya.

Roby menilai penanganan bencana tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha untuk memperkuat upaya pencegahan serta penanganan.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kita ingin seluruh potensi yang ada bisa bergerak bersama, sehingga apabila ada indikasi kebakaran atau kekeringan, responsnya dapat dilakukan dengan secepat mungkin,” katanya.

Di akhir rapat, Roby menegaskan Pemkab Bintan berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pencegahan dan kesiapsiagaan bencana.

Langkah tersebut dinilai penting agar pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun kondisi cuaca dan lingkungan tidak menentu.

“Kita juga harus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah cuaca dan lingkungan yang tidak menentu,” pungkasnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
pencegahan Karhutla Bupati Bintan