Uban-Punggur Hanya Dilayani Dua Kapal, Penumpang Menunggu Berjam-jam

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 21:31 WIB
Penumpang pejalan kaki mengantre hendak masuk ke kapal setelah kapal tiba di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Jumat (11/9/2026) sore. F. Razak untuk Batam Pos
Penumpang pejalan kaki mengantre hendak masuk ke kapal setelah kapal tiba di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Jumat (11/9/2026) sore. F. Razak untuk Batam Pos

Dua Kapal Docking, Satu Kapal Sempat Alami Gangguan Kemudi

batampos – Pelayanan penyeberangan kapal roll-on/roll-off (RoRo) lintasan Tanjunguban-Telaga Punggur dikeluhkan penumpang, Jumat (11/9/2026). Pasalnya, armada yang beroperasi hanya dua kapal dari kondisi normal empat kapal.

Kondisi tersebut membuat waktu keberangkatan molor hingga berjam-jam. Penumpang dan kendaraan pun menumpuk di Pelabuhan ASDP Tanjunguban.

Salah satu pengguna jasa, Razak, mengaku harus menunggu berjam-jam di pelabuhan. Ia tiba sekitar pukul 15.00 WIB, namun hingga pukul 16.30 WIB belum ada kapal yang bersandar di Pelabuhan ASDP Tanjunguban.

“Katanya kapal dari sini tadi berangkat 14.30 WIB, otomatis kapal dari Telaga Punggur berangkat sekitar jam segitu juga. Tapi sampai 16.30 WIB belum juga ada kapal lagi,” keluhnya.

Ia mempertanyakan keberadaan kapal lainnya karena tidak terlihat ada armada yang bersandar di pelabuhan. Kondisi tersebut membuat antrean penumpang semakin panjang.

“Inilah jadinya tergadai di pelabuhan, kapal tak nampak. Apakah kapal lainnya rusak mesin, karena sampai jam segini belum juga ada kapal. Mana saat ini penumpang sudah menumpuk di pelabuhan,” katanya.

Menurut Razak, petugas memang telah menginformasikan bahwa hanya dua kapal yang beroperasi. Setelah mengantongi tiket, ia kemudian diarahkan ke kantong antrean kendaraan.

Namun, hingga menjelang pukul 17.00 WIB, kapal belum juga tiba.

“Takutnya kapal yang tadi berangkat dari Tanjunguban sekitar pukul 14.30 WIB, bongkar muat di Telaga Punggur, balik lagi ke Tanjunguban. Jangan-jangan hanya satu kapal yang beroperasi,” ujarnya.

Kapal kemudian terlihat bersandar di Pelabuhan Tanjunguban sekitar pukul 17.00 WIB. Keberangkatan kapal baru dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB.

“Mau jam 17.00 WIB baru ada kapal mau sandar. Kapal baru berangkat tadi sekitar pukul 18.00 WIB,” kata Razak.

Keluhan serupa disampaikan penumpang lainnya, Son. Ia mengaku telah melakukan pemindaian (scan) barcode tiket sejak pagi, namun kendaraannya belum juga diberangkatkan hingga sore hari.

“Scannya jam 6 pagi, estimasi berangkat jam 8 pagi, tapi sampai sekarang belum berangkat,” keluhnya.

Sementara itu, Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban Ainul Yaqin membenarkan bahwa hanya dua kapal yang dioperasikan untuk melayani lintasan tersebut.

“Kalau biasanya empat kapal, tapi hari ini dua kapal karena dua kapal lainnya naik docking,” ujarnya.

Dua kapal yang saat ini beroperasi yakni KMP Tanjungburang dan KMP Tri Sakti Adinda. Sedangkan KMP Mulia Nusantara dan KMP Barau tengah menjalani docking.

“KMP Barau informasinya baru kembali operasi bulan depan,” katanya.

Ainul menambahkan, sebenarnya terdapat kapal bantuan KMP Senangin yang diperbantukan tiga hingga empat hari dalam sepekan untuk melayani lintasan Telaga Punggur-Tanjunguban. Namun, kapal tersebut saat ini juga tidak beroperasi.

Selain keterbatasan armada, keterlambatan pelayanan pada Jumat (11/9) juga dipengaruhi gangguan teknis pada salah satu kapal.

Ainul mengatakan, KMP Tri Sakti Adinda sempat mengalami gangguan pada bagian kemudi sekitar pukul 06.00 WIB sehingga keberangkatannya tertunda.

“Pagi tadi sekitar jam 6, KMP Tri Sakti Adinda ada trouble di kemudi, jadi batal berangkat. Makanya jadi lama,” pungkasnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
Dua Kapal Docking Uban-Punggur