Masjid Agung Bintan Dipasang Lima Kubah, Biayanya Rp 4,1 Miliar

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 11:11 WIB
Kubah Masjid Agung Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu sudah mulai dipasang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Kubah Masjid Agung Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu sudah mulai dipasang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Pembangunan Masjid Agung di kawasan Bandar Seri Bentan, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, kembali dilanjutkan tahun ini. Pekerjaan tahap ketujuh tersebut menelan anggaran Rp 5,8 miliar.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Bintan Mohammad Irzan mengatakan, anggaran tahun ini salah satunya difokuskan untuk pengadaan lima kubah masjid.

Kelima kubah tersebut terdiri atas satu kubah utama berukuran besar dan empat kubah berukuran lebih kecil. Total biaya pengadaan kubah mencapai sekitar Rp 4,1 miliar.

“Biaya kubah sekitar Rp 4,1 miliar,” kata Irzan.

Kubah tersebut menggunakan material stainless gold dan didatangkan khusus dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Material itu dipilih karena proses pembuatannya telah dipabrikasi di daerah tersebut.

Menurut Irzan, pemilihan material stainless gold dilakukan setelah melalui sejumlah survei. Selain dinilai minim perawatan, material tersebut dianggap sesuai dengan kondisi iklim tropis di Bintan Buyu.

Dari sisi desain, bentuk dan motif kubah juga dibuat menyerupai Masjid Nabawi dengan sentuhan kearifan lokal Melayu dan dominasi warna emas.

“Material kubah stainless gold, kecenderungannya pemeliharaannya minim sehingga tidak perlu dilakukan pemeliharaan setiap tahun,” ujarnya.

Adapun kubah utama memiliki tinggi sekitar 12,20 meter dengan diameter sekitar 13 meter.

Dilengkapi Sumur Bor dan Instalasi Listrik

Selain pemasangan kubah, pembangunan tahap ketujuh juga mencakup sejumlah pekerjaan pendukung di kawasan masjid.

Di antaranya pembangunan sumur bor yang nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masjid sekaligus masyarakat sekitar. Pekerjaan lain meliputi pembangunan rumah panel dan pemasangan instalasi listrik.

“Insha Allah ke depan kita akan menyediakan fasilitas sumber air siap minum bagi masyarakat,” kata Irzan.

Dengan tambahan fasilitas tersebut, Masjid Agung Bintan tidak hanya dipersiapkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Pembangunan Masjid Agung Bintan Dimulai Sejak 2019

Irzan mengatakan, pembangunan Masjid Agung Bintan telah berlangsung secara bertahap sejak 2019. Tahun ini merupakan tahap ketujuh.

Tahap pertama dimulai pada 2019 dengan anggaran sekitar Rp 8,62 miliar. Pekerjaan saat itu meliputi struktur pondasi dan kolom.

Kemudian pada 2021, pembangunan masuk tahap kedua dengan anggaran Rp 2,877 miliar untuk pekerjaan struktur kolom dan pelat beton.

Tahap ketiga dilaksanakan pada 2022 dengan anggaran Rp 739,84 juta. Pekerjaannya meliputi pelat beton, tangga, dan pemasangan bata.

Pada 2023, pembangunan tahap keempat menghabiskan sekitar Rp 881,28 juta untuk pekerjaan struktur beton tangga utama, plesteran, dan acian dinding.

Selanjutnya, tahap kelima pada 2024 dialokasikan anggaran Rp 862,86 juta untuk pekerjaan drop-off, toilet difabel, dan ramp.

Sementara pada 2025, pembangunan tahap keenam mendapatkan anggaran Rp 2,44 miliar. Pekerjaan yang dilakukan meliputi rabat lantai, dinding, semenisasi, dan waterproofing.

“Total yang sudah dialokasikan sekitar Rp 22,22 miliar,” ujarnya.

Ditargetkan Rampung 2028

Pembangunan Masjid Agung Bintan masih akan berlanjut pada tahun depan. Pemkab Bintan berencana mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,8 miliar hingga Rp 2 miliar untuk penyempurnaan bangunan.

Namun, agar masjid dapat difungsikan secara sempurna, masih dibutuhkan anggaran sekitar Rp 25 miliar.

Irzan mengatakan, penyelesaian pembangunan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dan dukungan pembiayaan.

“Kalau anggaran tersedia dan kita mendapat dukungan anggaran Rp 25 miliar, kita targetkan 2028 selesai,” pungkasnya.  (*)

Editor : Putut Ariyo
Infrastruktur Bintan Masjid Agung Bintan Bintan Buyu pembangunan masjid Kabupaten Bintan