Dekranasda Bintan Sabet Stand Terbaik di Dekrafest Kepri 2026

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB
Wakil Ketua I Dekranasda Bintan, Elyza Riani tampil mengenakan batik motif otak-otak saat fashion show di ajang Dekrafest Kepri 2026 di halaman Gedung Dekranasda Kepri, Taman Gurindam 12, Tepi Laut, Tanjungpinang pada Minggu (20/9/2026) malam. F. Zoko untuk Batam Pos
Wakil Ketua I Dekranasda Bintan, Elyza Riani tampil mengenakan batik motif otak-otak saat fashion show di ajang Dekrafest Kepri 2026 di halaman Gedung Dekranasda Kepri, Taman Gurindam 12, Tepi Laut, Tanjungpinang pada Minggu (20/9/2026) malam. F. Zoko untuk Batam Pos

batampos — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bintan kembali menorehkan prestasi. Stand Dekranasda Bintan dinobatkan sebagai Stand Terbaik Kabupaten/Kota se-Kepri dalam ajang Dekrafest Kepri 2026.

Penghargaan tersebut diumumkan pada malam puncak Dekrafest Kepri 2026 yang mengusung tema “Kriya Karya Kepri” di halaman Gedung Dekranasda Kepri, Taman Gurindam 12, Tepi Laut, Tanjungpinang, Minggu (20/9/2026) malam.

Stand Bintan dinilai unggul dalam menampilkan beragam produk kriya, wastra, fashion, serta kerajinan khas daerah. Kekayaan maritim Bintan menjadi salah satu daya tarik utama yang ditonjolkan dalam berbagai produk.

Batik khas Bintan dengan motif biota laut, seperti dugong, bintang laut, terumbu karang, hingga tumbuhan laut, menjadi salah satu produk yang mencuri perhatian pengunjung sejak pameran dibuka.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengapresiasi penghargaan yang diraih Dekranasda Bintan tersebut.

Menurutnya, Bintan memiliki beragam kerajinan yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung kekayaan budaya dan identitas daerah.

Sebagai daerah maritim, kata Ronny, kekayaan biota laut Bintan menjadi inspirasi dalam mengembangkan desain dan motif produk kerajinan.

“Alhamdulillah, produk-produk kerajinan kita mendapat pengakuan luar biasa dalam Dekrafest Kepri tahun ini,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti Dekrafest dapat menjadi ruang promosi bagi produk-produk unggulan Bintan sehingga semakin dikenal masyarakat luas.

“Harapannya, produk asli Bintan, baik kerajinan, fashion maupun produk lainnya, bisa semakin dikenal secara luas,” katanya.

Tampilkan Motif Otak-Otak

Tak hanya melalui stan pameran, Bintan juga menghadirkan kreativitas khas daerah dalam sesi fashion show yang diikuti seluruh Dekranasda kabupaten/kota se-Kepri.

Wakil Ketua I Dekranasda Bintan Elyza Riani tampil mengenakan batik dengan motif otak-otak, kuliner khas Bintan dan Kepulauan Riau, dalam fashion show tersebut.

Motif otak-otak divisualisasikan melalui stilasi bentuk makanan tradisional tersebut. Motif itu kemudian dipadukan dengan elemen daun kelapa yang menjadi pembungkus otak-otak sekaligus merepresentasikan kearifan lokal dalam memanfaatkan kekayaan alam.

Desain batik tersebut juga dilengkapi motif ilalang yang melambangkan kesederhanaan dan ketangguhan. Ilalang dipilih sebagai simbol kemampuan untuk tetap tumbuh dan bertahan dalam berbagai kondisi serta tantangan alam.

Penampilan tersebut menjadi salah satu cara Dekranasda Bintan memperkenalkan identitas budaya daerah melalui perpaduan kuliner, alam, dan seni kriya dalam karya fashion.

Dekrafest Kepri 2026 turut dimeriahkan Festival Malay Culinary dan penampilan Meidra Idol, Top 4 Indonesian Idol 2026 yang merupakan putri asli Kepri. Berbagai rangkaian kegiatan tersebut menarik perhatian ribuan pengunjung di kawasan Tepi Laut Tanjungpinang. (*)

Editor : Jamil Qasim
Dekranasda Bintan Stand Terbaik