Ratusan Warga Tionghoa Padati Vihara Dharma Shanti Tanjunguban

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 19:31 WIB
Pembukaan tradisi sembahyang keselamatan yang dihadiri berbagai elemen masyarakat di Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (24/9/2026). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Pembukaan tradisi sembahyang keselamatan yang dihadiri berbagai elemen masyarakat di Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (24/9/2026). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos – Ratusan warga Tionghoa memadati Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (24/9/2026). Mereka mengikuti tradisi sembahyang keselamatan yang digelar selama tiga malam, 24-26 September 2026.

Pembukaan tradisi tersebut turut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat hingga tokoh agama. Kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan kesenian.

Ketua Panitia A Hau mengatakan, sembahyang keselamatan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama.

“Tradisi sembahyang keselamatan sebagai wujud doa bersama, kerukunan dan toleransi antarumat beragama,” ujar A Hau.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama di Tanjunguban.

Tradisi sembahyang keselamatan ini juga berkaitan dengan perayaan Moon Cake. Momentum tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan refleksi serta memperbaiki diri.

Ketua Yayasan Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Anthonie Han, mengatakan tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari sejarah vihara yang telah berdiri hampir satu abad.

“Ini menjadi tradisi turun-temurun di Vihara Dharma Shanti yang usianya hampir satu abad,” kata Anthonie.

Ia mengatakan, tradisi Moon Cake sebagai warisan leluhur juga terus dijaga sejak berdirinya Vihara Dharma Shanti Tanjunguban.

“Kegiatan ini harus terus dijaga dan dipertahankan,” ujarnya.

Selain rangkaian sembahyang, panitia juga akan menggelar lelang barang pada malam berikutnya. Hasil lelang tersebut nantinya digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan di Vihara Dharma Shanti Tanjunguban. (*)

Editor : Jamil Qasim
sembahyang keselamatan Vihara Dharma Shanti