Triathlon Internasional Jadi Etalase Sport Tourism Bintan ke Dunia

Jamil Qasim • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 19:01 WIB
Para peserta adu lari pada ajang Indofood Bintan Triathlon 2026, di kawasan Lagoi Bay Beach, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (3/10/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Bintan
Para peserta adu lari pada ajang Indofood Bintan Triathlon 2026, di kawasan Lagoi Bay Beach, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Kepri, Sabtu (3/10/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Bintan

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), terus memperkuat promosi sport tourism atau wisata olahraga ke pasar internasional melalui ajang Indofood Bintan Triathlon 2026.

Sebanyak 583 peserta dari 32 negara ambil bagian dalam ajang yang digelar di kawasan Lagoi Bay Beach, Bintan Resorts, Sabtu (3/10). Sekitar 60 persen peserta merupakan warga negara asing, sedangkan 40 persen lainnya berasal dari Indonesia.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, penyelenggaraan event olahraga berskala internasional tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Kehadiran peserta dari berbagai negara juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Bintan sebagai destinasi wisata olahraga.

“Kehadiran para peserta dari berbagai negara menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Bintan sebagai destinasi wisata olahraga yang memiliki daya tarik internasional,” kata Roby seusai membuka Indofood Bintan Triathlon 2026 di Lagoi Bay Beach, Sabtu (3/10).

Menurut Roby, Indofood Bintan Triathlon merupakan salah satu agenda olahraga dan pariwisata internasional unggulan di Bintan. Ajang tersebut sekaligus menjadi magnet bagi komunitas olahraga dari berbagai negara.

Peserta tahun ini mengikuti sejumlah kategori perlombaan. Mulai dari Olympic, Sprint, Relay, Duathlon, Youth, Kids, Splash & Dash, hingga Family Duo.

Dua atlet triathlon Indonesia yang pernah meraih medali SEA Games, Rashif Amila Yaqin dan Martina Ayu Pratiwi, juga ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Dari sisi lintasan, peserta menghadapi tantangan yang memadukan tiga cabang olahraga. Peserta berenang di perairan Lagoi Bay, bersepeda melintasi kawasan Bintan Resorts, kemudian berlari di sekitar kawasan Lagoi Bay.

Penyelenggaraan tahun ini turut melibatkan sekitar 450 orang yang terdiri atas tenaga medis, personel keamanan, serta tim operasional.

Roby mengatakan, dampak penyelenggaraan ajang tersebut tidak hanya dirasakan sektor olahraga dan pariwisata. Kehadiran peserta, pendamping, dan pengunjung turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kehadiran peserta, pendamping, pengunjung serta tenaga kerja selama event turut memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi lokal, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi, jasa penyewaan hingga berbagai layanan pariwisata lainnya,” ujarnya.

Digelar Sejak 2005

Indofood Bintan Triathlon telah menjadi bagian dari perjalanan sport tourism Bintan selama lebih dari dua dekade. Ajang tersebut pertama kali digelar pada 2005 dan secara konsisten mempertemukan atlet, komunitas olahraga, serta keluarga dari berbagai negara.

Keberadaan ajang tersebut juga menjadi salah satu cara memperkenalkan lanskap tropis Pulau Bintan kepada peserta dan wisatawan mancanegara.

Roby menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, pelaku pariwisata, dan berbagai pihak untuk menjaga keberlanjutan sport tourism di Bintan.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, pelaku pariwisata dan berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sport tourism di Bintan,” katanya. (*)

Editor : Jamil Qasim
Indofood Bintan Triathlon pemkab bintan