batampos - Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, mengajak perempuan tidak takut menjalani pemeriksaan kesehatan, khususnya untuk mendeteksi kanker payudara dan kanker serviks.
Menurut Hafizha, masih banyak perempuan yang enggan melakukan pemeriksaan karena takut, malu, atau merasa tidak mengalami gejala. Padahal, kanker dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal.
"Kami mengajak masyarakat tidak takut dan tidak menunda melakukan pemeriksaan. Deteksi dini itu penting agar kanker tidak berkembang ke tahap yang lebih serius," ujar Hafizha di sela kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial yang digelar YKI Kepri di RSUD Bintan, Kijang, Selasa (6/10/2026).
Ia menegaskan, semakin cepat kanker ditemukan, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan.
Karena itu, Hafizha menyambut baik kegiatan skrining gratis tersebut. Menurutnya, layanan ini membantu perempuan di Bintan mendapatkan akses pemeriksaan untuk mendeteksi kanker sejak dini.
Ia berharap kolaborasi antara YKI Kepri, YKI Bintan, Pemerintah Kabupaten Bintan, Dinas Kesehatan, dan RSUD Kabupaten Bintan dapat terus berlanjut.
Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Bintan.
Layanan yang diberikan meliputi skrining Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), pemeriksaan payudara klinis (SADANIS), Pap Smear, serta Genotyping HPV DNA. Dalam kegiatan tersebut, turut disediakan 50 stik Genotyping HPV DNA secara gratis.
Ketua YKI Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini kanker.
"Deteksi dini sangat penting untuk menekan angka kasus kanker. Jangan menunggu sampai muncul gejala atau kondisi sudah parah," ujar Dewi. (*)
Editor : Cipi Ckandina