batampos – Ratusan warga antusias memadati halaman Kantor Pemerintah Kecamatan Bintan Timur, Jumat (9/10/2026) pagi. Mereka datang untuk mendapatkan bantuan sembako dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan dalam rangka HUT ke-81 TNI.
Dalam kegiatan tersebut, Lanal Bintan menyalurkan 300 paket sembako kepada masyarakat serta 30 paket bantuan untuk anak sekolah.
Pantauan di lokasi, warga sudah berdatangan sejak pagi. Mereka mengantre dengan tertib untuk mendapatkan paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Tak hanya membagikan sembako, Lanal Bintan juga menggelar penyuluhan kesehatan dan membagikan masker kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan warga di tengah kabut asap yang belakangan menyelimuti sejumlah wilayah di Kepri.
Komandan Lanal (Danlanal) Bintan, Kolonel Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari program kerja rutin yang dilaksanakan setiap dua hingga tiga bulan sekali.
“Ini kegiatan bakti sosial yang keempat kalinya. Program ini rutin kami laksanakan,” kata Timor.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan akan dilanjutkan secara bergilir ke kecamatan lain di Kabupaten Bintan. Salah satu wilayah yang kemungkinan menjadi lokasi kegiatan berikutnya adalah Berakit, Kecamatan Bintan Utara.
“Kemungkinan setelah ini kita akan melaksanakan di Berakit, Kecamatan Bintan Utara,” ujarnya.
Timor berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Ia juga berharap kegiatan sosial tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengapresiasi langkah Lanal Bintan yang menyalurkan bantuan sembako sekaligus menggelar penyuluhan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, edukasi kesehatan penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, terlebih di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
“Tadi juga dibagikan masker sebagai langkah antisipasi karena akhir-akhir ini kita mendapat kiriman asap, yang salah satunya membuat anak-anak belajar dari rumah,” pungkasnya.
Salah seorang warga, Yurnita, mengaku bersyukur mendapat bantuan tersebut. Ia mengatakan bantuan sembako itu cukup membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, terlebih dirinya sudah cukup lama tidak menerima bantuan sosial.
“Dulu sempat dapat BLT, tapi sudah lama,” katanya.
Yurnita mengaku masuk kategori desil 8 sehingga tidak lagi menerima bantuan yang sebelumnya pernah diperolehnya. (*)
Editor : Jamil Qasim