Listrik Padam, Lampu Cangkok Picu Kebakaran, Tiga Motor Hangus

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:01 WIB
Salah satu sepeda motor yang hangus terbakar dalam insiden kebakaran di RT 004 RW 001, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (14/10) sekitar pukul 03.00 WIB. F. Screenshot video media sosial.
Salah satu sepeda motor yang hangus terbakar dalam insiden kebakaran di RT 004 RW 001, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (14/10) sekitar pukul 03.00 WIB. F. Screenshot video media sosial.

Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp20 Juta

batampos – Pemadaman listrik akibat gangguan sistem interkoneksi Batam–Bintan berbuntut kebakaran di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan. Tiga sepeda motor hangus dilalap api setelah lampu cangkok yang digunakan sebagai penerangan alternatif diduga memicu kebakaran, Rabu (14/10) sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah di RT 004 RW 001, Desa Teluk Sasah. Selain menghanguskan tiga sepeda motor, api juga membakar sejumlah barang dan merusak bagian dapur rumah.

Dalam video berdurasi 3 menit 16 detik yang beredar di media sosial, terlihat tiga sepeda motor dalam kondisi rusak parah akibat terbakar. Bahkan, salah satu kendaraan hanya menyisakan kerangka.

Ketiga sepeda motor tersebut masing-masing Yamaha Fazio, Honda Mio, dan Honda Vario.

Kobaran api juga menghanguskan sepatu, peralatan bangunan, serta sejumlah barang di dapur. Dinding hingga bagian atap dapur tampak menghitam akibat jilatan api dan kepulan asap.

Kepala Desa Teluk Sasah, Suhairry Sembiring, mengatakan kebakaran diduga bermula dari lampu cangkok yang diletakkan berdekatan dengan tumpukan barang.

Saat kejadian, aliran listrik di wilayah tersebut sedang padam akibat gangguan sistem interkoneksi Batam–Bintan. Penghuni rumah kemudian menggunakan lampu cangkok sebagai sumber penerangan sebelum beristirahat.

Namun, ketika seluruh anggota keluarga tertidur, api diduga menyambar barang-barang yang berada di sekitar lampu hingga membesar.

”Kebakaran baru diketahui setelah salah seorang anggota keluarga terbangun dan berteriak meminta pertolongan,” ujar Suhairry, Jumat (16/10).

Saat penghuni rumah menyadari kebakaran dan bergegas keluar, api sudah membesar. Kobaran api kemudian menghanguskan tiga sepeda motor yang terparkir di dekat sumber api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp20 juta.

Suhairry mengatakan, pemerintah desa telah turun ke lokasi untuk melihat kondisi rumah dan keluarga korban. Pihaknya juga menyerahkan bantuan sembako guna meringankan beban warga yang terdampak.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan penerangan alternatif, terutama yang menggunakan api terbuka, ketika terjadi pemadaman listrik.

Warga diminta tidak menempatkan sumber api di dekat barang yang mudah terbakar serta memastikan kondisi rumah aman sebelum tidur.

”Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan penerangan alternatif, khususnya ketika listrik padam,” katanya. (*)

Editor : Jamil Qasim
Lampu Cangkok Picu Kebakaran listrik padam