Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Arus Peti Kemas BNCT Capai 59.663 TEUs pada April 2026, Naik 24,7 Persen

Antara • Minggu, 31 Mei 2026 | 16:30 WIB
 Suasana bongkar muat di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. ANTARA/HO-PT Belawan New Container Terminal
Suasana bongkar muat di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. ANTARA/HO-PT Belawan New Container Terminal

batampos – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus peti kemas di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, mencapai 59.663 twenty foot equivalent units (TEUs) sepanjang April 2026. Angka tersebut meningkat 24,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 47.831 TEUs.

Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, mengatakan capaian tersebut tidak hanya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan secara tahunan, tetapi juga melampaui target bulanan perusahaan yang ditetapkan sebesar 56.406 TEUs.

"Volume itu meningkat 24,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 47.831 TEUs," kata Rizki di Medan, Minggu.

Menurutnya, peningkatan volume peti kemas pada April didorong oleh normalisasi aktivitas perdagangan dan logistik setelah periode libur Idul Fitri yang berlangsung pada akhir Maret 2026.

Seiring kembali beroperasinya sektor industri dan distribusi secara penuh, aktivitas ekspor dan impor mengalami peningkatan yang berdampak langsung pada bertambahnya arus barang melalui Pelabuhan Belawan.

Baca Juga: Pelajar SMA/SMK Dilarang Bawa HP ke Sekolah, Disdik Kepri Siapkan Aturannya

"Aktivitas ekspor dan impor kembali meningkat seiring beroperasinya sektor industri dan distribusi secara penuh, yang berdampak pada bertambahnya arus barang melalui Pelabuhan Belawan," ujarnya.

Sebagai terminal peti kemas internasional yang melayani perdagangan ekspor dan impor di wilayah Sumatera Bagian Utara, BNCT memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional dan aktivitas logistik regional.

Rizki menilai pertumbuhan volume peti kemas pada April menjadi sinyal positif meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di kawasan tersebut.

Untuk menjaga tren pertumbuhan tersebut, BNCT terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan aspek operasional, optimalisasi proses kerja, serta peningkatan kesiapan fasilitas dan peralatan secara bertahap.

Peningkatan layanan tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran arus barang serta memberikan pelayanan yang lebih andal bagi para pengguna jasa pelabuhan.

"Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran arus barang dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna jasa," katanya.

Selain itu, BNCT juga memperkuat koordinasi dengan perusahaan pelayaran, pengguna jasa, dan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas operasional terminal di tengah meningkatnya aktivitas logistik.

Perusahaan optimistis tren positif arus peti kemas akan terus berlanjut pada kuartal II 2026 seiring meningkatnya pergerakan perdagangan, aktivitas industri, serta distribusi barang di pasar domestik maupun internasional.

Dengan dukungan infrastruktur, layanan operasional yang terus ditingkatkan, dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan, BNCT berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat konektivitas logistik dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Sumatera Bagian Utara maupun secara nasional. (*)

Editor : Putut Ariyo
#BNCT #Pelabuhan Belawan #peti kemas #ekspor impor #logistik