Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Operasional Kopdes Merah Putih di Batam Menunggu Juknis Pusat

Rengga Yuliandra • Rabu, 17 Juni 2026 | 23:03 WIB
Koperasi Kelurahan Sei Pelunggut di Kecamatan Sagulung di Batam, Kepri (19/5/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)
Koperasi Kelurahan Sei Pelunggut di Kecamatan Sagulung di Batam, Kepri (19/5/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

batampos – Sebanyak 11 bangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kota Batam telah rampung dibangun. Meski demikian, operasional penuh koperasi tersebut masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat terkait jenis usaha yang akan dijalankan serta pengisian sarana dan prasarana pendukung.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Salim, mengatakan pembangunan Kopdes Merah Putih terus berlangsung di berbagai wilayah sebagai bagian dari program nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

“Untuk yang sudah selesai 100 persen ada 11 lokasi. Beberapa lainnya sudah mencapai progres sekitar 80 persen, sedangkan sisanya masih dalam tahap pembangunan dan penyiapan lahan,” ujar Salim, Rabu (16/6).

Dari total 64 lokasi yang direncanakan, sebanyak 42 titik pembangunan saat ini dikoordinasikan bersama Kodim 0316/Batam.

Sebelas bangunan yang telah selesai berada di Kelurahan Tembesi, Sambau, Batu Besar, Sungai Langkai, Sungai Pelunggut, Mangsang, Tiban Indah, Duriangkang, Sungai Harapan, Sungai Lekop, dan Patam Lestari.

Sementara itu, pembangunan di Kelurahan Bukit Tempayan, Sungai Binti, dan Tanjung Piayu telah mencapai progres sekitar 80 persen.

 

Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

Salim menjelaskan, pemerintah daerah belum dapat menentukan secara penuh model bisnis yang akan dijalankan masing-masing koperasi karena masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait sarana-prasarana dan bentuk usaha koperasi yang akan dijalankan. Jadi untuk pengisian gerai dan aktivitas usaha masih menunggu petunjuk lebih lanjut,” katanya.

Menurut dia, setiap Kopdes Merah Putih nantinya akan menyesuaikan jenis usaha dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di wilayah masing-masing. Dengan demikian, model usaha yang diterapkan tidak akan seragam di seluruh lokasi.

Secara umum, koperasi akan menyediakan gerai kebutuhan pokok. Namun, beberapa lokasi juga direncanakan melayani penjualan LPG hingga penyediaan obat-obatan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga: Sempat Viral, Video Begal di Bintan Ternyata Hoaks

“Rata-rata akan ada gerai kebutuhan pokok. Namun ada juga yang menjual LPG, bahkan beberapa direncanakan menyediakan obat-obatan sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” jelas Salim.

 

Kopdes Sagulung Kota Sudah Beroperasi

Sebagai contoh, Salim menyebut Kopdes Merah Putih di Kelurahan Sagulung Kota telah mulai beroperasi meski pembangunan gedungnya belum sepenuhnya selesai.

Koperasi tersebut saat ini sudah melayani penjualan kebutuhan pokok, LPG, dan obat-obatan bagi masyarakat sekitar.

“Di Sagulung Kota koperasinya sudah berjalan. Ini menjadi gambaran bahwa koperasi bisa langsung memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat meski pembangunan fisiknya masih berlangsung,” ujarnya.

 

Penyelesaian Lahan Masih Jadi Tantangan

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga masih menyelesaikan persoalan administrasi lahan di sejumlah lokasi. Dari 22 titik yang masih dalam tahap persiapan, lahan yang digunakan berasal dari berbagai sumber, mulai dari aset Pemerintah Kota Batam, hibah masyarakat, hingga lahan milik BP Batam.

“Mayoritas menggunakan lahan Pemko Batam, ada juga hibah dari masyarakat dan sebagian milik BP Batam. Beberapa lokasi masih menyelesaikan administrasi lahannya,” kata Salim.

Pemerintah Kota Batam berharap seluruh pembangunan Kopdes Merah Putih dapat segera diselesaikan sehingga koperasi tersebut dapat berfungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi penggerak ekonomi di tingkat kelurahan.

Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang dikelola secara profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat setempat. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
#Kopdes Merah Putih #Diskum Batam #Koperasi Batam #Salim #ekonomi batam