batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi di Kota Batam sepanjang 2025 mencapai Rp44,01 triliun. Nilai tersebut meningkat 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus melampaui target investasi yang ditetapkan sebesar Rp37 triliun.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian tersebut menunjukkan Batam semakin dipercaya sebagai salah satu tujuan investasi utama di Indonesia.
“Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp44,01 triliun. Angka ini meningkat 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target investasi sekitar Rp37 triliun, dengan capaian mencapai 118,97 persen dari target tersebut,” kata Amsakar dalam keterangan resminya, Jumat (17/7).
Menurut Amsakar, pertumbuhan investasi yang tinggi turut mendorong laju ekonomi Batam. Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen.
“Capaian investasi yang terus tumbuh menunjukkan bahwa Batam tidak hanya mampu menjaga daya saing sebagai tujuan investasi, tetapi juga terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Paparan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7), dalam agenda penyampaian capaian kinerja Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam serta Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
Selain investasi, BP Batam juga mencatat kinerja positif pada sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sepanjang 2025, BP Batam berhasil membukukan PNBP sebesar Rp1,93 triliun.
Untuk menjaga tren positif tersebut, BP Batam terus memperkuat tata kelola lembaga melalui digitalisasi dan inovasi pelayanan investasi.
“Ke depan, BP Batam akan mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan dan mengoptimalkan penerimaan negara agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan Batam,” tegas Amsakar.
Ia juga optimistis BP Batam kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Jika tercapai, predikat tersebut akan menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut sejak 2016.
Sementara itu, pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Batam telah mencapai Rp17,48 triliun atau tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Dengan tren investasi dan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, BP Batam optimistis Batam akan semakin memperkuat posisinya sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) sekaligus menjadi salah satu motor penggerak investasi nasional. (*)
Editor : Jamil Qasim