RoTS 2026 Ingin Ubah Wajah Batam dari Kota Industri Menuju Episentrum Ekonomi Kreatif

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 12:30 WIB
Geliat ekonomi kreatif dengan iven Rise of the Sneakers (RoTS). Ini menjadi agenda tahunan yang digagas Simplemind Communication di Batam. F Abdul Azis/Batam Pos
Geliat ekonomi kreatif dengan iven Rise of the Sneakers (RoTS). Ini menjadi agenda tahunan yang digagas Simplemind Communication di Batam. F Abdul Azis/Batam Pos

Batampos - Batam dikenal sebagai kota industri manufaktur, galangan kapal, dan kawasan perdagangan. Namun, di tengah dominasi sektor tersebut, geliat ekonomi kreatif perlahan menunjukkan ruang tumbuh yang semakin kuat. Salah satu penggeraknya adalah Rise of the Sneakers (RoTS) agenda tahunan yang digagas Simplemind Communication.

CEO Simplemind Communication, Yasser Hadeka menyampaikan memasuki  penyelenggaraan 2026, RoTS mengusung tema "Revive The Future", kampanye yang mengajak pelaku industri kreatif kembali menggali kekuatan budaya lokal sebagai fondasi untuk membangun masa depan.

“Bagi penyelenggara, perkembangan industri kreatif tidak harus selalu mengikuti tren global, tetapi dapat bertumpu pada identitas, komunitas, dan kolaborasi yang tumbuh dari daerah,” katadia, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Samsung Siapkan Galaxy Watch 9, Baterai Lebih Awet dan AI Makin Pintar

Perjalanan RoTS dalam empat tahun terakhir memperlihatkan pertumbuhan yang konsisten. Saat pertama kali digelar pada 2022, kegiatan ini berhasil menarik 9.397 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp286,72 juta.

Setahun kemudian, jumlah pengunjung melonjak menjadi 24.059 orang, sementara transaksi meningkat menjadi Rp414,31 juta.

Lonjakan terbesar terjadi pada 2024. Sebanyak 65.302 pengunjung memadati area pameran dan menghasilkan transaksi lebih dari Rp502,95 juta. Tren positif itu berlanjut pada 2025 ketika RoTS kembali mencatat rekor baru dengan 73.727 pengunjung serta nilai transaksi mencapai Rp613,66 juta.

Baca Juga: Sidang Pembunuhan Dwi Putri Kembali Ditunda, Ini Alasannya

Secara akumulatif, penyelenggaraan RoTS sejak 2022 hingga 2025 telah menciptakan perputaran ekonomi kreatif senilai sekitar Rp1,82 miliar.

“Angka tersebut menjadi indikator bahwa sektor berbasis komunitas mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian Batam di luar industri manufaktur yang selama ini mendominasi,” ujarnya.

Bagi penyelenggara, dampak RoTS tidak berhenti pada nilai transaksi. Ajang ini juga menjadi ruang pertemuan bagi pelaku UMKM, jenama lokal, seniman, kreator, hingga komunitas kreatif untuk memperluas jejaring usaha. Kehadiran pelaku industri dari Jakarta, Singapura, dan Malaysia dinilai membuka peluang kolaborasi sekaligus memperkenalkan produk lokal Batam ke pasar yang lebih luas.

Ia mengatakan kampanye Revive The Future menjadi ajakan bagi pelaku kreatif untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk lokal. "Karena masa depan dibangun dari sekarang," kata Yasser.

RoTS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Grand Batam Mall. Selama empat hari, penyelenggara menyiapkan sejumlah program yang menggabungkan unsur ekonomi kreatif, seni, musik, olahraga, dan gaya hidup.

Baca Juga: BP3MI Kepri Sisir Keberadaan Keluarga Wanita Diduga Disekap di Myanmar Belum Ditemukan

“Sejumlah figur nasional dijadwalkan hadir, di antaranya rapper Tuan Tigabelas dan seniman visual Crackthetoy,”ujarnya

Selain itu, akan diperkenalkan sepatu edisi kolaborasi antara brand Unerd dan RDD sebagai bentuk sinergi antar pelaku industri kreatif.

Penyelenggara juga menghadirkan instalasi Giant Box kompetisi tari urban, serta agenda RoTS Run 2026 yang menggandeng pelari sekaligus pacer nasional Tammy Shahab. Target kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta. Melalui rangkaian kegiatan itu, RoTS tidak hanya ingin menjadi ajang pameran produk fesyen dan sneakers.

Lebih jauh, penyelenggara berharap kegiatan ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Batam sekaligus membangun citra baru sebagai ruang yang melahirkan inovasi, kolaborasi, dan produk kreatif. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
Ekonomi Kreatif RoTS Sepatu Sneaker