BAW Resmi Masuk Indonesia di GIIAS 2026

JawaPos • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 12:23 WIB
BAW D5 di GIIAS 2026. (Dok. BAW)
BAW D5 di GIIAS 2026. (Dok. BAW)

batampos – Produsen otomotif asal Tiongkok, Beijing Automobile Works (BAW), resmi memasuki pasar Indonesia dengan memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai panggung debutnya.

Dalam pameran tersebut, BAW memperkenalkan lima model kendaraan sekaligus mengumumkan pembentukan PT BAW Automobile Trading Indonesia sebagai langkah awal memperkuat bisnisnya di Tanah Air.

Selain itu, perusahaan juga mengungkap rencana melakukan perakitan kendaraan secara knock-down (KD) di Indonesia sebagai bagian dari strategi lokalisasi produksi dan peningkatan efisiensi rantai pasok.

Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia, Tocy Tang, mengatakan Indonesia merupakan pasar strategis sekaligus pintu masuk bagi pengembangan kendaraan setir kanan di kawasan Asia Tenggara.

"Indonesia adalah pasar kunci dan gerbang menuju industri otomotif setir kanan di Asia Tenggara. Dengan pengalaman lebih dari 75 tahun, kami percaya diri memperkenalkan jajaran produk terbaru di GIIAS 2026 sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap pasar Indonesia," ujar Tocy.

Ia menambahkan, melalui perusahaan barunya, BAW juga akan membangun fasilitas perakitan lokal, memperluas jaringan penjualan, serta memperkuat layanan purna jual.

Baca Juga:  Open Base Hang Nadim Batam Hadirkan 6 Pesawat Tempur F-16, Warga Bisa Melihat Gratis 2 Agustus

"Melalui PT BAW Automobile Trading Indonesia, kami akan melakukan perakitan lokal knock-down (KD), mengembangkan jaringan penjualan dan layanan purna jual yang komprehensif untuk menghadirkan solusi mobilitas yang andal, cerdas, dan terjangkau, sekaligus mendukung industri otomotif Indonesia," katanya.

Hadirkan Pikap Listrik untuk Kendaraan Niaga

Salah satu model yang menjadi perhatian adalah BAW T10 Pro, sebuah pikap listrik yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan niaga.

Model ini menyasar pelaku UMKM, perusahaan logistik, jasa kurir, hingga angkutan distribusi barang. Dengan sistem penggerak listrik, T10 Pro diklaim mampu menawarkan biaya operasional yang lebih efisien dibandingkan kendaraan niaga berbahan bakar fosil sekaligus mendukung distribusi barang bebas emisi, terutama di wilayah perkotaan.

Prospek kendaraan niaga di Indonesia juga dinilai masih menjanjikan. Berdasarkan proyeksi Mordor Intelligence, nilai pasar kendaraan niaga nasional diperkirakan meningkat dari USD11,32 miliar pada 2025 menjadi USD14,43 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sekitar 4,97 persen.

Segmen light commercial vehicle (LCV) diperkirakan tetap menjadi kontributor terbesar dengan pangsa pasar sekitar 44,8 persen serta mencatat pertumbuhan tercepat hingga 6,2 persen CAGR.

Perkenalkan Lima Model Sekaligus

Selain T10 Pro, BAW juga menampilkan empat model lainnya di GIIAS 2026, yaitu:

  1. BAW M8, MPV listrik premium dengan kabin lega untuk kebutuhan keluarga.
  2. BAW T01, kendaraan off-road berkonsep body-on-frame yang dilengkapi suspensi five-link solid axle di depan dan belakang.
  3. BAW X03, SUV yang menggabungkan teknologi modern, kenyamanan, dan
    kemampuan melintasi berbagai medan.
  4. BAW D5, mobil listrik kompak yang ditujukan bagi mobilitas perkotaan.


Target Bangun Ekosistem Otomotif di Indonesia

Didirikan pada 1951, Beijing Automobile Works telah memiliki pengalaman lebih dari 75 tahun di industri otomotif global.

Baca Juga:  Bintan Resorts Night Parade 2026 Hadirkan 200 Parade Kostum Tematik Selama Empat Hari

Perusahaan mengoperasikan lima fasilitas manufaktur yang memproduksi berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil off-road, MPV, kendaraan penumpang energi baru, kendaraan niaga listrik, hingga kendaraan khusus.

Setelah debut di GIIAS 2026, BAW menargetkan percepatan pembangunan fasilitas perakitan lokal KD di Indonesia. Perusahaan juga akan memperluas jaringan dealer, operasional, dan layanan purna jual sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan di pasar otomotif nasional.

Masuknya BAW menambah daftar produsen otomotif asal Tiongkok yang meramaikan pasar Indonesia, seiring meningkatnya permintaan kendaraan listrik dan dukungan terhadap pengembangan industri elektrifikasi nasional. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
GIIAS 2026 BAW Indonesia Beijing Automobile Works Otomotif Indonesia mobil listrik