BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Haji Nasional

JawaPos • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 09:09 WIB
Kolaborasi BPKH dan Bank Muamalat memperluas layanan digital, meningkatkan pendaftar haji baru, mengoptimalkan dana haji, serta memperkuat ekosistem keuangan syariah Indonesia. Foto: Istimewa
Kolaborasi BPKH dan Bank Muamalat memperluas layanan digital, meningkatkan pendaftar haji baru, mengoptimalkan dana haji, serta memperkuat ekosistem keuangan syariah Indonesia. Foto: Istimewa

batampos – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat sinergi untuk mengembangkan ekosistem layanan haji nasional yang lebih terintegrasi.

Kolaborasi tersebut mencakup perluasan layanan digital, peningkatan jumlah pendaftar haji baru, optimalisasi pengelolaan dana haji, serta penguatan bisnis Bank Muamalat sebagai bagian dari ekosistem keuangan syariah nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Synergy Roadshow 2026 di Hotel Rinra Makassar. Kegiatan itu dihadiri jajaran pimpinan BPKH dan Bank Muamalat, termasuk pimpinan wilayah dan cabang Bank Muamalat.

Synergy Roadshow menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi kedua institusi dalam meningkatkan kualitas layanan bagi calon jemaah haji sekaligus mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah.

Baca Juga: Gagalkan WNA Urus Paspor dengan Dokumen Tak Sah, Imigrasi Tanjung Uban Raih Penghargaan Penegakan Hu

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan sinergi dengan Bank Muamalat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan haji yang lebih mudah, efisien, dan terintegrasi.

“Sinergi antara BPKH dan Bank Muamalat bukan sekadar hubungan kelembagaan, tetapi merupakan kemitraan strategis untuk menghadirkan layanan haji yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas. Kami ingin kolaborasi ini memberikan manfaat nyata, baik bagi jemaah maupun bagi penguatan bisnis Bank Muamalat,” ujar Harry.

Perkuat Layanan Digital Haji

Harry mengatakan BPKH terus mengembangkan sejumlah inisiatif bersama Bank Muamalat. Salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan BPKH Apps untuk mendukung integrasi pembukaan rekening setoran dan rekening pelunasan haji.

Kolaborasi juga diarahkan untuk memperkuat akuisisi calon jemaah, meningkatkan aktivitas cross selling, mengoptimalkan pengelolaan likuiditas dana haji, serta memperluas penggunaan layanan pembayaran digital melalui integrasi payment gateway Bank Muamalat.

Berbagai langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi Bank Muamalat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada calon jemaah haji.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan Synergy Roadshow menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara seluruh insan Bank Muamalat dan BPKH.

Menurut dia, ekosistem haji dan umrah memiliki peluang besar yang perlu dikembangkan melalui sinergi dan inovasi layanan.

“Sinergi BPKH dan Bank Muamalat merupakan upaya bersama untuk menghadirkan layanan, produk, dan nilai tambah yang semakin baik bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini kami ingin memperkuat layanan sekaligus memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan,” ujar Imam.

Imam mengatakan Bank Muamalat terus menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan segmen ritel, digitalisasi layanan, dan pengembangan produk berdasarkan kebutuhan masyarakat, termasuk layanan haji dan umrah.

Sejumlah inovasi yang dikembangkan antara lain fitur Bank Haji pada aplikasi Muamalat DIN, kemudahan proses pendaftaran dan pelunasan haji, serta pemanfaatan Kartu Haji Indonesia.

Dorong Ekosistem Haji yang Terintegrasi

BPKH dan Bank Muamalat juga terus mengembangkan berbagai inisiatif untuk memperkuat ekosistem haji nasional.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan layanan digital, perluasan edukasi kepada masyarakat, optimalisasi proses layanan haji, penguatan layanan kustodian, serta pengembangan inovasi yang mendukung tata kelola dan kemudahan akses bagi calon jemaah.

Sinergi kedua institusi diharapkan dapat menghadirkan pengalaman layanan haji yang semakin mudah, aman, dan terintegrasi.

Di sisi lain, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah melalui layanan yang lebih inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
BPKH Keuangan Syariah Ekonomi Syariah Bank Muamalat haji