BP Batam Bidik Investor Jepang, Tawarkan Kemudahan Investasi

Putut Ariyo • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 23:28 WIB
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait (ketiga dari kanan), bersama jajaran BP Batam menggelar audiensi dengan perwakilan KBRI Tokyo, Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Tokyo, dan BNI Tokyo di Tokyo, Jepang, Kamis (3/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan promosi investasi serta perluasan kerja sama untuk menarik lebih banyak perusahaan Jepang berinvestasi di Batam. Foto: Humas BP Batam
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait (ketiga dari kanan), bersama jajaran BP Batam menggelar audiensi dengan perwakilan KBRI Tokyo, Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Tokyo, dan BNI Tokyo di Tokyo, Jepang, Kamis (3/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan promosi investasi serta perluasan kerja sama untuk menarik lebih banyak perusahaan Jepang berinvestasi di Batam. Foto: Humas BP Batam

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengintensifkan promosi investasi ke Jepang sebagai upaya memperluas masuknya penanaman modal asing ke kawasan perdagangan bebas tersebut. Langkah ini dilakukan melalui penguatan sinergi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Tokyo, dan Bank BNI Tokyo.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (3/9/2026), BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi, iklim investasi, serta potensi industri di Batam kepada para mitra strategis di Jepang. Audiensi ini menjadi bagian dari strategi memperkenalkan Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif dan siap menampung ekspansi perusahaan-perusahaan Jepang.

Jepang Tetap Jadi Investor Strategis

Jepang merupakan salah satu negara dengan kontribusi investasi terbesar di Batam. Berdasarkan data realisasi investasi Triwulan I 2026, Jepang masuk dalam lima besar investor asing di Batam.

Pada periode tersebut, total realisasi investasi Batam mencapai Rp17,4 triliun, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp8,8 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp8,5 triliun.

Sementara itu, hingga Semester I 2026, total investasi yang berhasil dibukukan Batam mencapai Rp38,97 triliun, mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi kawasan tersebut.

Banyak Perusahaan Jepang Beroperasi di Batam

Kepercayaan investor Jepang tercermin dari banyaknya perusahaan asal Negeri Sakura yang telah beroperasi di Batam. Investasi mereka tersebar di berbagai sektor strategis, seperti elektronik, komponen otomotif, manufaktur, hingga industri kimia.

Beberapa perusahaan Jepang yang telah berinvestasi di Batam di antaranya PT Epson Batam, PT Yokogawa Manufacturing Batam, PT Sumitomo Wiring Systems Batam Indonesia, PT SIIX Electronics Indonesia, PT Rubycon Indonesia, PT Patlite Indonesia, PT Shimano Batam, PT NOK Precision Component Batam, dan PT Nissin Kogyo Batam.

Keberhasilan perusahaan-perusahaan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa Batam memiliki ekosistem industri yang mampu mendukung pertumbuhan investasi jangka panjang.

Tawarkan Kemudahan Perizinan dan Infrastruktur

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perusahaan Jepang dikenal sangat cermat dalam menentukan lokasi investasi. Oleh karena itu, BP Batam terus memperkuat penyampaian informasi mengenai kesiapan kawasan, infrastruktur, hingga kemudahan proses perizinan.

"Perusahaan Jepang dikenal sangat detail dalam menentukan kawasan untuk investasinya. Karena itu, informasi yang komprehensif mengenai kawasan, kesiapan infrastruktur, kepastian proses perizinan, dan kemudahan berusaha menjadi sangat penting," ujar Ariastuty.

Menurutnya, sistem perizinan yang terintegrasi di bawah kewenangan BP Batam menjadi salah satu keunggulan kompetitif yang dapat memberikan kepastian bagi calon investor.

Selain itu, posisi Batam yang berdekatan dengan Singapura, didukung infrastruktur yang terus berkembang dan akses langsung ke pasar Asia, menjadi nilai tambah yang semakin meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.

Perkuat Promosi ke Dunia Usaha Jepang

Dalam pertemuan tersebut, BP Batam juga meminta dukungan KBRI Tokyo, IIPC Tokyo, dan BNI Tokyo untuk memperluas promosi potensi investasi Batam kepada pelaku usaha Jepang.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kerja sama bisnis sekaligus mendorong perusahaan-perusahaan Jepang menjadikan Batam sebagai basis pengembangan industri di Indonesia.

"Kami ingin perusahaan Jepang tidak hanya mengenal Batam sebagai bagian dari Indonesia, tetapi melihat Batam sebagai kawasan yang siap menerima dan mendukung pengembangan investasi mereka," tutup Ariastuty.

Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Pengendalian Investasi BP Batam Yani Alkindi, Direktur Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hadjad Widagdo, serta Kepala Biro Keuangan Siswanto. (*)

Editor : Putut Ariyo
KBRI Tokyo PMA bp batam investasi batam jepang