Harga Beras Jepang Makin Murah, Sudah Dekati 3.000 Yen

Putut Ariyo • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 21:12 WIB
Kemasan beras jepang. F. Unsplash
Kemasan beras jepang. F. Unsplash

batampos – Harga rata-rata beras di Jepang kembali turun dan kini mendekati 3.000 yen atau sekitar Rp342 ribu per 5 kilogram. Penurunan tersebut terjadi selama empat pekan berturut-turut seiring mulai masuknya beras hasil panen 2026 ke pasar.

Harga rata-rata beras yang dijual di sekitar 1.000 supermarket di seluruh Jepang mencapai 3.003 yen atau sekitar Rp342.342 per 5 kilogram pada pekan yang berakhir Minggu (6/9).

Mengutip Kyodo, Sabtu (12/9), harga tersebut turun 109 yen atau sekitar Rp12.426 dibandingkan pekan sebelumnya.

Beras Panen 2026 Mulai Tekan Harga

Pejabat Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang mengatakan penurunan harga terutama dipengaruhi mulai tersedianya beras hasil panen 2026 di sejumlah toko.

Beras panen terbaru tersebut dijual dengan harga lebih rendah sehingga ikut menekan harga rata-rata di pasar.

Di sejumlah supermarket, harga beras hasil panen 2026 bahkan telah berada di bawah 3.000 yen per 5 kilogram.

Beberapa jenis beras hasil panen 2026 juga sudah dijual lebih murah dibandingkan beras hasil panen 2025.

Pasokan beras dari panen terbaru diperkirakan cukup melimpah. Jika kondisi tersebut berlanjut, harga beras di Jepang berpeluang kembali turun dalam beberapa waktu mendatang.

Harga Beras Jadi Perhatian Sejak 2024

Perkembangan harga beras menjadi perhatian besar di Jepang setelah kelangkaan mulai terjadi sekitar musim panas 2024.

Kondisi tersebut mendorong harga bahan pangan pokok itu melonjak tajam dan memicu kekhawatiran mengenai ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Pemerintah Jepang kemudian merespons dengan melepas sebagian besar cadangan beras darurat ke pasar.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk menambah pasokan sekaligus membantu menstabilkan harga beras yang mengalami kenaikan signifikan.

Kini, masuknya beras hasil panen 2026 memberikan tekanan baru terhadap harga. Penurunan selama empat pekan berturut-turut menjadi sinyal awal bahwa pasokan yang lebih besar mulai memberikan dampak terhadap pasar beras Jepang. (*)

Editor : Putut Ariyo
beras Jepang panen 2026 harga beras pangan jepang