batampos - Mobil listrik-hibrida Freelander 8S mencatatkan rekor dunia setelah berhasil dikendarai hingga ketinggian 6.002 meter di Tibet, Tiongkok. Pencapaian tersebut mengantarkan kendaraan produksi Chery Jaguar Land Rover itu meraih penghargaan Guinness World Records.
Dikutip dari Antara, Senin (14/9), CarNewsChina melaporkan pencapaian tersebut pada Minggu (13/9). Rekor ini menunjukkan kemampuan sistem penggerak elektrifikasi dalam menghadapi medan dengan kontur sulit dan kondisi ketinggian ekstrem.
Salah satu teknologi utama Freelander 8S adalah sistem penggerak empat roda atau all-wheel drive (AWD) yang mengandalkan dua motor listrik dengan total tenaga 610 kilowatt (kW).
Motor listrik tersebut dipadukan dengan girboks dua percepatan pada motor belakang. Konfigurasi tersebut dirancang untuk memberikan dukungan tenaga dan traksi ketika kendaraan menghadapi medan dengan tingkat kemiringan yang berubah-ubah.
Freelander 8S juga dibekali mesin turbo 1,5 liter yang berfungsi sebagai range extender.
Mesin Bukan Penggerak Langsung
Konfigurasi range extender membuat sistem penggerak Freelander 8S berbeda dari kendaraan hibrida konvensional.
Pada sistem tersebut, mesin pembakaran internal tidak digunakan untuk menggerakkan roda secara langsung. Mesin berfungsi sebagai sumber energi untuk sistem penggerak listrik.
Konfigurasi ini memberikan fleksibilitas dalam pengaturan tenaga dan traksi, terutama ketika kendaraan menghadapi medan dengan perubahan kemiringan ekstrem.
Tantangan semakin besar ketika kendaraan berada di wilayah dengan ketinggian ribuan meter seperti Tibet.
Pada ketinggian ekstrem, udara menjadi lebih tipis sehingga jumlah oksigen yang tersedia untuk proses pembakaran mesin ikut berkurang. Dalam kondisi seperti itu, sistem elektrifikasi dapat membantu mempertahankan kemampuan penggerak kendaraan.
Namun, keberhasilan Freelander 8S mencapai ketinggian 6.002 meter tidak hanya ditentukan oleh besarnya tenaga.
Kemampuan kendaraan dalam mengatur distribusi tenaga ke roda, mempertahankan traksi, serta menjaga kestabilan ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata juga menjadi faktor penting.
Elektrifikasi untuk Medan Ekstrem
Rekor tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kendaraan hibrida dan elektrifikasi tidak hanya berfokus pada efisiensi bahan bakar atau penggunaan di kawasan perkotaan.
Teknologi penggerak listrik juga dikembangkan untuk menghadapi kondisi geografis yang lebih menantang, termasuk medan pegunungan dengan ketinggian ekstrem.
Dengan kombinasi dua motor listrik, sistem penggerak empat roda, girboks dua percepatan pada motor belakang, serta mesin 1,5 liter sebagai range extender, Freelander 8S membuktikan bahwa elektrifikasi dapat diarahkan untuk kebutuhan mobilitas di medan yang jauh lebih berat. (*)
Editor : Putut Ariyo