Harga iPhone Bisa Naik Lagi pada 2027, Ini Penyebabnya

jpg • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 07:04 WIB
iPhone 18 terbaru. Foto: radartulungagung
iPhone 18 terbaru. Foto: radartulungagung

batampos - Apple dikabarkan menghadapi kenaikan biaya komponen memori pada 2027 yang berpotensi kembali menekan harga jual iPhone. Kondisi tersebut muncul setelah Apple disebut menyetujui harga baru DRAM dan NAND dari Samsung yang mulai berlaku pada kuartal pertama 2027.

Laporan mengenai kesepakatan tersebut pertama kali muncul dari media Korea Selatan dan China, kemudian dikutip sejumlah media teknologi. Jiemian News melaporkan Apple telah menerima penawaran harga Samsung untuk kuartal I 2027, sementara Apple belum memberikan tanggapan resmi mengenai laporan tersebut.

Menurut laporan tersebut, Apple akan membayar hampir USD 2 per gigabit untuk DRAM, termasuk LPDDR5X, dan sekitar USD 0,33 per gigabit untuk memori flash NAND.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan harga yang dilaporkan untuk kuartal III 2026. Pada periode tersebut, LPDDR5X berada di sekitar USD 1,50 per gigabit, sedangkan NAND sekitar USD 0,26 per gigabit. Artinya, harga LPDDR5X berpotensi naik sekitar 33 persen, sementara NAND meningkat sekitar 27 persen berdasarkan angka tersebut.

Biaya memori iPhone ikut tertekan

Kenaikan harga memori menjadi perhatian karena DRAM dan NAND merupakan komponen penting dalam perangkat smartphone.

DRAM digunakan sebagai memori kerja perangkat, sementara NAND berfungsi sebagai media penyimpanan untuk sistem operasi, aplikasi, foto, video, dan berbagai data pengguna.

Laporan terbaru menyebut kapasitas produksi memori untuk 2027 semakin ketat. TrendForce, sebagaimana dikutip Jiemian News, menyebut kapasitas DRAM dan HBM dari Samsung, SK hynix, serta Micron untuk 2027 telah banyak dialokasikan. Sementara itu, kapasitas produksi NAND juga diperkirakan semakin terbatas karena sebagian pasokan dikunci melalui kontrak jangka panjang oleh perusahaan cloud dan industri kecerdasan buatan.

Tekanan tersebut membuat harga komponen memori untuk perangkat konsumen ikut terdampak.

iPhone 18 Pro sudah lebih mahal

Potensi kenaikan harga pada 2027 muncul setelah Apple lebih dahulu menaikkan harga sejumlah perangkat pada 2026.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dilaporkan dibanderol USD 100 lebih mahal di Amerika Serikat dibandingkan model iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max sebelumnya. Sejumlah model iPhone lainnya juga mengalami perubahan harga.

Namun, kenaikan biaya komponen memori pada 2027 tidak otomatis berarti harga iPhone akan naik dengan jumlah yang sama.

Apple dapat memilih untuk menyerap sebagian kenaikan biaya tersebut, menyesuaikan margin, mengubah konfigurasi komponen, atau meneruskannya kepada konsumen melalui harga jual. Karena itu, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai besaran kenaikan harga iPhone pada 2027.

Apple bukan satu-satunya yang menghadapi kenaikan harga memori

Samsung juga dilaporkan melakukan negosiasi harga memori dengan sejumlah produsen smartphone lain, termasuk Oppo dan vivo.

Berbeda dengan Apple yang disebut menerima harga baru Samsung, Oppo dan vivo dilaporkan menolak penawaran harga yang lebih tinggi tersebut. Pemasok memori yang akan digunakan kedua produsen itu selanjutnya masih belum diketahui secara pasti.

Situasi ini menunjukkan tekanan biaya memori tidak hanya terjadi pada Apple. Produsen smartphone lain juga harus menentukan strategi menghadapi kenaikan harga DRAM dan NAND di tengah persaingan mendapatkan pasokan.

AI ikut mendorong permintaan memori

Salah satu faktor yang disebut berada di balik ketatnya pasokan memori adalah meningkatnya kebutuhan pusat data untuk kecerdasan buatan.

Perusahaan teknologi dan penyedia layanan cloud membutuhkan kapasitas besar untuk menjalankan sistem AI, sehingga produsen memori mengalokasikan sebagian kapasitas produksinya untuk segmen server dan memori berperforma tinggi seperti HBM.

Kondisi tersebut berpotensi mempersempit ruang pasokan untuk pasar elektronik konsumen, termasuk smartphone.

Dengan harga memori yang dilaporkan lebih tinggi mulai kuartal pertama 2027, Apple menghadapi tambahan tekanan pada biaya produksi. Namun, apakah tekanan tersebut akan diteruskan sepenuhnya kepada pembeli iPhone masih bergantung pada strategi harga Apple dan perubahan biaya komponen lainnya.

Untuk saat ini, yang sudah dilaporkan adalah kenaikan harga komponen memori yang akan dibayar Apple kepada Samsung. Belum ada pengumuman resmi dari Apple mengenai kenaikan harga iPhone pada 2027. (*)

Editor : Putut Ariyo
harga iPhone memori iPhone samsung Apple