Harga Minyak Dunia Mereda, Pasar Soroti Diplomasi AS-Iran di PBB

JawaPos • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 11:50 WIB

 

ILUSTRASI: Pengeboran minyak mentah dunia. (Ist)
ILUSTRASI: Pengeboran minyak mentah dunia. (Ist)

batampos – Harga minyak mentah dunia bergerak melemah pada perdagangan Selasa (22/9), setelah kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah mereda. Investor juga mencermati perkembangan diplomasi yang berpotensi mengakhiri konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Melansir Investing pada pukul 07.15 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent tercatat di level USD100,38 per barel. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan level USD102,41 per barel pada perdagangan Senin (21/9) pagi.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di level USD92,34 per barel, turun dari USD94,64 per barel pada perdagangan Senin pagi.

Data satelit menunjukkan peningkatan aktivitas pemuatan minyak Arab Saudi di wilayah dalam Teluk Persia. Berdasarkan laporan Bloomberg, kondisi tersebut mengindikasikan Arab Saudi mulai kembali mengalihkan ekspornya melalui Selat Hormuz setelah penutupan pipa lintas negara yang strategis.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Selasa (22/9) waktu setempat.

Trump juga berpotensi bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela agenda tersebut. Selain itu, Trump dijadwalkan menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada akhir pekan ini.

“Investor pasar minyak akan memantau setiap kemajuan diplomatik ketika Presiden Trump bertemu dengan Presiden Pezeshkian dan Xi,” ujar ekonom senior bidang iklim dan komoditas di Capital Economics Ltd., Hamad Hussain.

Namun, Hussain menambahkan bahwa pertemuan tersebut belum tentu menghasilkan kemajuan nyata karena tuntutan AS dan Iran masih sangat bertolak belakang. (*)

Editor : Cipi Ckandina
dunia pasar harga minyak