batampos - Nama Seres mengalami perubahan posisi dalam strategi bisnis grup DFSK. Jika sebelumnya Seres lebih dikenal sebagai nama yang digunakan pada kendaraan listrik, ke depan nama tersebut akan ditempatkan sebagai identitas grup perusahaan yang menaungi sejumlah merek.
Sementara itu, DFSK tetap digunakan sebagai merek kendaraan yang dipasarkan kepada konsumen di Indonesia.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari penataan portofolio merek dan strategi bisnis perusahaan.
“Sekarang Seres jadi nama brand,” ujar Cing Hok saat ditemui di Bali, Kamis (24/9).
Dalam struktur baru tersebut, Seres digunakan sebagai nama grup perusahaan. Di bawah Seres Group terdapat sejumlah merek, termasuk DFSK dan Aito.
Dengan demikian, Seres tidak lagi menjadi fokus utama dalam penamaan produk kendaraan. Nama kendaraan akan menggunakan merek sesuai dengan portofolio masing-masing.
Cing Hok menjelaskan, perubahan itu juga akan berlaku pada produk yang mendapat penyegaran atau facelift.
“Ke depan, apabila terdapat penyegaran atau facelift produk, penamaan kendaraan akan kembali menggunakan merek DFSK maupun merek terkait, bukan Seres sebagai nama model,” katanya.
Penataan tersebut membedakan posisi antara nama grup perusahaan dan merek kendaraan. Konsumen tetap akan mengenali produk berdasarkan merek yang melekat pada kendaraan, sedangkan Seres berfungsi sebagai identitas grup yang menaungi sejumlah merek.
Di pasar Indonesia, perubahan strategi tersebut akan terlihat pada produk baru maupun model yang mendapatkan penyegaran dari perusahaan.
DFSK tetap menjadi salah satu merek kendaraan yang digunakan untuk pasar Indonesia, sementara Seres ditempatkan pada level grup perusahaan. (*)
Editor : Putut Ariyo