batampos – Pelaku usaha mikro di Kota Batam memiliki alternatif tambahan modal melalui program dana bergulir Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Program tersebut menawarkan pembiayaan hingga Rp150 juta dengan suku bunga flat 4 persen per tahun dan tenor maksimal lima tahun.
Program yang dikelola Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dana Bergulir Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Batam itu masih berjalan sepanjang 2026.
Berdasarkan data per 25 September 2026, sebanyak 23 usaha mikro telah menerima pencairan dana bergulir dengan total nilai Rp2,735 miliar.
Kepala UPTD Pengelolaan Dana Bergulir Kota Batam Zulfahri mengatakan program tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperoleh tambahan modal, baik untuk mempertahankan maupun mengembangkan kegiatan usaha.
“Baik untuk pelaku usaha mikro maupun koperasi, jangka waktu pinjaman maksimal lima tahun dengan suku bunga flat 4 persen per tahun,” kata Zulfahri.
Selain 23 penerima yang telah mendapatkan pencairan, terdapat tiga usaha mikro yang saat ini masih menjalani proses verifikasi. Total pengajuan dari tiga usaha tersebut mencapai sekitar Rp325 juta.
Menurut Zulfahri, keberlanjutan program menjadi salah satu perhatian dalam pengelolaan dana bergulir. Karena itu, proses tidak berhenti setelah dana dicairkan.
Pihaknya melakukan pemantauan terhadap penggunaan dana sekaligus kemampuan penerima dalam memenuhi kewajiban pembayaran.
“Dana yang disalurkan harus benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan usaha. Kami melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala,” tuturnya.
Zulfahri menjelaskan, penerima dana bergulir berasal dari berbagai sektor usaha mikro. Di antaranya perdagangan, jasa, kuliner, rumah makan, serta bidang usaha lain yang memenuhi persyaratan program.
Dengan plafon pembiayaan hingga Rp150 juta, program dana bergulir tersebut menjadi salah satu alternatif sumber modal bagi pelaku usaha mikro dan koperasi di Batam.
Pemko Batam berharap fasilitas pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat usaha, meningkatkan kapasitas produksi, sekaligus mengembangkan kegiatan bisnis penerima.
“Kami berharap UMKM bisa lebih berkembang dengan adanya dana bergulir ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Putut Ariyo