Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi di IWIP, Investasi Capai Rp 180 Triliun

JawaPos • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). (Antara)
Presiden Prabowo Subianto melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). (Antara)

batampos – Kawasan industri Weda Bay di Halmahera Tengah, Maluku Utara, memasuki babak baru pengembangan hilirisasi. Perkembangan ini ditandai dengan peluncuran 11 proyek hilirisasi senilai Rp 180 triliun serta ekspor perdana baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada Kamis (8/10).

Presiden Direktur PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kevin He, mengatakan pengembangan tersebut memperluas rantai industri di kawasan IWIP. Ekosistem yang sebelumnya berfokus pada pengolahan dan pemurnian nikel kini merambah produksi material baterai, baterai kendaraan listrik, aluminium, truk dan alat berat listrik, hingga komponen pendukung energi terbarukan.

“IWIP telah memasuki fase baru. Dari pengolahan dan pemurnian nikel, kini semakin banyak mata rantai industri hadir dan terhubung di dalam kawasan, mulai dari bahan baku baterai, aluminium kendaraan listrik, truk dan alat berat listrik,” ujar Kevin di sela-sela acara peresmian proyek industri hilirisasi baterai di Maluku Utara, Kamis (8/10).

Menurut Kevin, pengembangan hilirisasi perlu dilanjutkan hingga mencakup industri manufaktur berteknologi tinggi. Dengan demikian, nilai tambah yang dihasilkan bagi perekonomian Indonesia dapat semakin besar.

“Bagi kami, perkembangan ini menunjukkan bahwa hilirisasi tidak berhenti pada pengolahan bahan baku, tetapi harus berlanjut menjadi industri manufaktur dengan teknologi, investasi, lapangan kerja, dan nilai tambah yang semakin besar di Indonesia,” ujarnya.

Perluasan industri di IWIP juga dinilai berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di sekitar kawasan. Dampaknya antara lain melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan kebutuhan barang dan jasa, serta terbukanya peluang usaha baru.

Saat ini, lebih dari 100.000 karyawan menjadi bagian dari ekosistem kawasan industri Weda Bay. Sementara itu, 11 proyek yang diluncurkan tersebut diproyeksikan membuka hingga 13.950 lapangan kerja.

“Perkembangan kawasan industri Weda Bay bukan hanya tentang bertambahnya fasilitas industri, tetapi juga tentang semakin banyaknya aktivitas produksi, kesempatan kerja, dan peluang usaha yang dapat tumbuh di Indonesia,” kata Kevin.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan 11 proyek hilirisasi di kawasan IWIP dengan total nilai investasi mencapai Rp 180 triliun. Proyek tersebut terdiri atas empat proyek yang memasuki tahap komersialisasi dan tujuh proyek industri baru yang mulai dibangun.

Empat proyek yang memasuki tahap komersialisasi meliputi PT Blue Sparking Energy, yang berfokus pada material baterai kendaraan listrik; PT REPT Battero Energy Indonesia, yang memproduksi baterai EV; PT Pioneer Aluminium Industries, yang memproduksi aluminium elektrolitik; serta PT XCMG Indonesia Manufacturing, yang memproduksi alat berat berbasis listrik.

Adapun tujuh proyek industri baru mencakup pengembangan material baterai oleh PT Guang Ching Nickel Cobalt, produksi separator baterai oleh PT Inno Prima Material, serta produksi elektrolit baterai oleh PT Tinci Materials Indonesia.

Proyek lainnya meliputi pembangunan smelter aluminium oleh PT Weda Bay Aluminium, fasilitas peleburan aluminium oleh PT Bintang Karya Aluminium, produksi truk listrik oleh PT Foton Guangqing Motor Indonesia, serta produksi kaca fotovoltaik untuk panel surya oleh PT Flatsolar Energy Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan pentingnya melanjutkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

“Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi, terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan dimulai pembangunan 7 proyek industri baru, di kawasan ini, Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park,” ujar Prabowo. (*)

Editor : Cipi Ckandina
Hilirisasi 11 Proyek IWIP prabowo