batampos - Seorang pekerja bangunan dilaporkan terjatuh saat sedang melakukan pekerjaan konstruksi di proyek pembangunan sebuah Rumah Sakit , di Batuaji, Kamis (22/5). Peristiwa ini terjadi di tengah aktivitas pembangunan yang sedang berlangsung di lokasi tersebut.
Menurut informasi dari para pekerja di lapangan, korban sedang mengerjakan salah satu bagian struktur gedung saat insiden terjadi. Ia diduga terjatuh dari ketinggian dan mengalami luka berat yang menyebabkan meninggal dunia di tempat.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan kerja di proyek tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang menangani kasus ini untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian nahas itu.
Namun, muncul dugaan bahwa insiden ini sempat ditutupi oleh pihak proyek. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga tanpa proses penyelidikan atau visum oleh pihak kepolisian terlebih dahulu.
Hal ini memicu pertanyaan dari berbagai pihak mengenai transparansi penanganan kecelakaan kerja tersebut. Beberapa pekerja menyebutkan bahwa mereka diminta untuk tidak membicarakan kejadian itu ke luar proyek.
Saat awak media mencoba meminta klarifikasi dari pihak kontraktor pembangunan, mereka enggan memberikan keterangan resmi. Sikap tertutup ini semakin memperkuat dugaan adanya upaya menutupi peristiwa kecelakaan kerja tersebut.
Sementara itu, Rasyid, yang disebut sebagai perwakilan proyek, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan dan telepon. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen proyek. (*)