Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mediasi Penarikan Motor Berujung Ricuh, Komunitas Ojol dan Debt Collector Saling Lapor

Yofie Yuhendri • Selasa, 19 Mei 2026 | 08:01 WIB
Mediasi antara Debt Colector dengan warga yang dimediasi oleh pihak kepolisian. f. istimewa
Mediasi antara Debt Colector dengan warga yang dimediasi oleh pihak kepolisian. f. istimewa

batampos - Keributan antara komunitas pengemudi ojek online dan sejumlah debt collector (DC) pecah di kawasan Batu Aji pada Minggu (17/5) malam. Insiden tersebut berujung saling lapor ke Polsek Batuaji terkait dugaan penganiayaan dari kedua belah pihak.

Keributan bermula saat seorang debt collector mendatangi pengemudi ojek online di kawasan Lapangan Planet Futsal untuk melakukan penarikan sepeda motor yang disebut menunggak cicilan selama lima bulan.

Wakil Ketua Satgas Komunitas Andalan Driver Online (Komando), Okka, mengatakan pihaknya sempat mencoba mencari solusi agar kendaraan tidak langsung ditarik.

“Motor rekan kami mau ditarik karena pembayaran menunggak. Kami sempat meminta tenggang waktu,” ujarnya.

Menurut Okka, pihak leasing sempat menawarkan solusi berupa penarikan kendaraan dengan kompensasi uang Rp1 juta kepada pemilik motor. Namun, negosiasi tersebut tidak mencapai kesepakatan.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut antara kedua kelompok dan berujung dugaan aksi penganiayaan.

“Ada rekan kami yang diduga dianiaya satu orang dari pihak sana dan sudah kami laporkan ke Polsek,” katanya.

Kapolsek Batuaji, Bayu Rizky Subagyo, membenarkan adanya insiden tersebut. Polisi yang datang ke lokasi sempat melakukan mediasi guna meredam ketegangan.

Dalam mediasi tersebut, debt collector akhirnya memutuskan tidak jadi menarik kendaraan. Sementara pemilik motor berjanji melanjutkan pembayaran cicilan pada 20 Juni mendatang.

“Setelah dimediasi, motor tidak jadi ditarik. Tapi karena masing-masing kelompok ramai di lokasi, akhirnya terjadi keributan lagi,” ujar Bayu.

Saat ini, kedua pihak sama-sama membuat laporan polisi terkait dugaan penganiayaan. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden tersebut.

“Laporan kedua pihak sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Penarikan Motor #Ojol dan Debt Collector