batampos – Tiga pekan setelah penemuan kerangka manusia di kawasan DAM Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, identitas korban masih belum terungkap. Kepolisian hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas maupun penyebab kematian korban.
Kapolsek Sungai Beduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan proses identifikasi masih berlangsung dan pihaknya terus berkoordinasi dengan tim forensik guna memperoleh kepastian ilmiah terkait temuan tersebut.
“Hingga saat ini kami masih menunggu hasil forensik. Kami juga mencocokkan temuan tersebut dengan laporan orang hilang yang masuk, termasuk laporan terkait seorang wanita berinisial RH,” ujar Alex, Kamis (18/6).
Dicocokkan dengan Laporan Orang Hilang
Salah satu laporan yang menjadi perhatian penyidik adalah hilangnya seorang perempuan berinisial RH yang dilaporkan keluarga sejak pertengahan Mei lalu.
Pihak keluarga menduga kerangka yang ditemukan di area DAM Duriangkang merupakan RH. Dugaan tersebut muncul karena adanya kemiripan pakaian yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan kerangka.
Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan identitas korban sebelum hasil pemeriksaan forensik selesai.
“Pembuktian identitas korban harus dilakukan secara ilmiah melalui hasil forensik. Dari sana nantinya juga dapat diketahui penyebab kematian korban sehingga kami bisa menentukan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak,” kata Alex.
Polisi Tunggu Kepastian Penyebab Kematian
Selain memastikan identitas korban, hasil forensik juga diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian sehingga penyidik dapat menentukan arah penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Alex, kepastian mengenai ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut sangat bergantung pada hasil pemeriksaan ilmiah yang saat ini masih berlangsung.
Polisi juga membuka kemungkinan menerima informasi tambahan dari masyarakat yang dapat membantu proses identifikasi korban.
Baca juga: Rolex dan Alpen Swiss, Perpaduan Kemewahan dan Panorama Spektakuler di Butik Tertinggi Dunia
Masyarakat Diminta Melapor
Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa waktu terakhir agar segera melaporkan kepada pihak berwenang.
Informasi dari masyarakat dinilai dapat membantu mempercepat proses pencocokan data dan identifikasi korban.
“Apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dan belum melapor, kami harapkan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian. Keterangan dari masyarakat sangat membantu proses identifikasi korban,” ujarnya.
Tengkorak Ditemukan Terpisah
Sebelumnya, warga Kampung Pintu Air, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sungai Beduk, menemukan kerangka manusia di kawasan DAM Duriangkang pada Minggu (31/5).
Temuan tersebut sempat menghebohkan masyarakat karena kondisi kerangka yang tidak utuh. Saat ditemukan, tengkorak kepala berada sekitar 22 meter dari kerangka tubuh sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah warga.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik sebagai dasar untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya. (*)
Editor : Putut Ariyo