batampos – Seorang pengemudi Toyota Avanza Veloz bersama rekannya nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah diduga menabrak seorang pengendara sepeda motor wanita lalu berusaha melarikan diri. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raja Ali Kelana, Batam Kota, Selasa (28/7) pagi.
Korban, Susi (27), yang baru pulang dari pasar mengendarai Honda Beat BP 6453 IQ, ditabrak dari belakang saat mengurangi kecepatan di dekat putaran balik (u-turn). Benturan tersebut membuat korban terjatuh, sementara barang belanjaannya berserakan di badan jalan.
Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan memindahkan korban ke tempat yang lebih aman. Akibat kejadian itu, Susi mengalami luka lecet dan syok. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat tersendat karena banyak pengendara berhenti menyaksikan insiden tersebut.
Baca Juga: Kursi Eselon II di Pemko Batam Mulai Terisi, Dua Pejabat Lagi Segera Pensiun
Saksi mata, Dodi, mengatakan mobil dan sepeda motor melaju searah. Saat korban memperlambat laju kendaraan, mobil yang berada di belakang diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi hingga menabrak motor korban sebelum meninggalkan lokasi.
"Ngantuk atau mabuk itu sopir mobil. Pemotor ditabrak dari belakang," ujarnya.
Aksi kabur pengemudi memicu kemarahan warga. Sejumlah kurir dan pengguna jalan kemudian melakukan pengejaran hingga kawasan lampu merah Kaliban. Berkat bantuan pengendara lain, mobil pelaku akhirnya berhasil dihentikan dan dibawa kembali ke lokasi kejadian.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), dua pria yang berada di dalam mobil dipaksa turun dan nyaris menjadi sasaran amuk massa. Situasi sempat memanas hingga personel Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Kepri tiba di lokasi dan segera mengamankan keduanya dari kerumunan warga.
Baca Juga: BPTD Kepri Targetkan One Gate System Kapal Perintis Berlaku Dua Bulan Lagi
Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi kecelakaan dan membawa korban ke Rumah Sakit Elisabeth menggunakan mobil pelaku untuk mendapatkan perawatan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Menanggapi maraknya kecelakaan lalu lintas belakangan ini, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, serta tidak meninggalkan lokasi apabila terlibat kecelakaan.
"Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Jika terjadi kecelakaan, tetaplah berada di lokasi dan ikuti proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya. (*)
Editor : Jamil Qasim