batampos - Perburuan terhadap pelaku pembegalan yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) Maxim di kawasan Tanjung Pinggir, Sekupang, Kamis (6/8/2026) pagi kini diperluas. Selain tim opsnal Polsek Sekupang, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri turut mengerahkan personel Jatanras untuk membantu mengungkap pelaku.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Ronni Bonnic, membenarkan pihaknya memberikan dukungan penuh dalam proses pencarian pelaku.
“Iya, kita backup pencarian pelaku,” ujarnya.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, mengatakan sejak menerima laporan, pihaknya langsung menggerakkan tim opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran.
“Saya sudah perintahkan tim opsnal untuk mengungkap kasus ini secepatnya,” tegas Hippal.
Diketahui, korban merupakan driver ojol Maxim berinisial M. Ia diduga menjadi korban pembegalan oleh orang tak dikenal saat mengantar penumpang menuju kawasan Bukit Dangas.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku yang diduga merupakan penumpang tiba-tiba melakukan aksi kekerasan dengan maksud merampas kendaraan dan barang berharga milik korban.
Baca Juga: Unjuk Kekuatan Tempur, TNI Tembakkan Rudal C-705 di Dabo Singkep
Korban kemudian berusaha mempertahankan diri hingga terjadi perlawanan. Dalam aksi tersebut, korban mengalami luka akibat diduga diserang menggunakan benda tajam hingga wajahnya bersimbah darah.
Meski terluka, korban masih mampu menyelamatkan diri dengan berjalan menuju pos keamanan di kawasan Wisata Tangga Seribu untuk meminta pertolongan. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan korban masih mengenakan jaket Maxim saat mendapatkan bantuan dari petugas keamanan.
Petugas kemudian menghubungi kepolisian. Personel Polsek Sekupang yang tiba di lokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban sudah ditangani untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Hippal.
Hingga Kamis siang, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menelusuri jejak pelaku.
Keterlibatan Tim Jatanras Polda Kepri diharapkan dapat mempercepat identifikasi dan penangkapan pelaku yang hingga kini masih dalam pelarian.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas maupun keberadaan pelaku agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan. (*)
Editor : Yofi Yuhendri