batampos - Seorang ibu rumah tangga berusia 20 tahun di Kota Tanjungpinang, Kepri terekam membanting anak kandungnya yang masih berusia 2 tahun. Video yang memperlihatkan aksi tersebut sempat viral di media sosial.
Berdasarkan video tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan wanita tersebut. Kejadian tersebut diketahui terjadi di kawasan Jalan Hang Lekir, Kecamatan Tanjungpinang Timur.
"Kita dapat laporan dari media sosial, setelah ditelusuri, ternyata terjadi di Tanjungpinang pada Jumat malam," kata Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel, Minggu (9/8).
Setelah diamankan, polisi langsung melakukan pemeriksaan. Alhasil, ibu muda tersebut mengakui telah membanting anaknya tersebut.
Baca Juga: Video Ibu Banting Balita Viral, Polisi Periksa Ibu 20 Tahun di Tanjungpinang
Dari hasil pemeriksaan, pelaku melakukan perbuatan itu karena frustasi akibat ekonomi yang melanda keluarga kecil mereka. Saat ini, polisi masih mendalami terkait adanya dugaan gangguan mental yang dialami oleh pelaku.
"Pelaku mengaku menghubungi mantan suaminya, namun tidak ada kabar. Karena frustasi, jadi melampiaskan ke anaknya," tambahnya.
Ia menambahkan, polisi masih akan melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.
Sementara menurut warga sekitar yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, situasi di sekitar perumahan sempat ramai setelah sejumlah polisi terlihat keluar masuk lokasi kejadian.
"Saya dengar cerita dari satpam, kejadiannya seperti itu. Masih muda juga ibunya," ujarnya.
Warga mengaku tidak mengetahui secara pasti sudah berapa lama perempuan tersebut tinggal di kawasan perumahan maupun aktivitas kesehariannya.
Hingga saat ini, ibu dan anak tersebut telah berada dalam penanganan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepulauan Riau.
Keduanya akan menjalani konseling serta pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui kondisi dan kronologi kejadian secara menyeluruh. (*)
Editor : Yofi Yuhendri