Jok Motor Karyawan Indomaret Dirusak, Polisi Dalami Motif Cemburu

Eusebius Sara • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:47 WIB
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie,bersama kanit Reskrim Lubuk Baja memeberikan keterangan pengungkapan tindak pidana narkotika saat ekspos di Mapolsek Lubukbaja, Jumat (7/8). FCl Cecep Mulyana/Batam Pos
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie,bersama kanit Reskrim Lubuk Baja memeberikan keterangan pengungkapan tindak pidana narkotika saat ekspos di Mapolsek Lubukbaja, Jumat (7/8). FCl Cecep Mulyana/Batam Pos

 
batampos
- Aksi pengerusakan jok sepeda motor milik seorang karyawan Indomaret di kawasan Penuin, Kecamatan Lubuk Baja, berujung laporan polisi. Kepolisian kini mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi perusakan yang diduga dipicu persoalan pribadi.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (11/8) sekitar pukul 18.05 WIB. Awalnya, kejadian dilaporkan melalui layanan darurat Polisi 110. Personel Polsek Lubuk Baja segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Namun, saat petugas tiba di tempat kejadian, perempuan yang diduga sebagai pelaku sudah meninggalkan lokasi. Korban kemudian diarahkan untuk membuat laporan resmi agar penyelidikan dapat dilakukan sesuai prosedur hukum.

Korban diketahui bernama Endang. Laporan tersebut kini ditangani Unit Reserse Kriminal Polsek Lubuk Baja dengan mengumpulkan keterangan korban dan menelusuri identitas pelaku.

Baca Juga: Polresta Barelang Perkuat Karakter Personel Lewat Pembinaan Rohani

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie melalui Kanit Reskrim Ipda Gihon Lumbanraja menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, perempuan yang melakukan pengerusakan mengaku sebagai istri seorang laki-laki yang selama ini berupaya mendekati korban.

“Jadi dari keterangan korban, ada seorang laki-laki yang mendekati dirinya selama ini. Sementara perempuan yang datang melakukan pengerusakan terhadap jok motornya mengaku sebagai istri laki-laki yang selalu mendekatinya,” kata Gihon, Kamis (13/8).

Meski demikian, Gihon menegaskan korban mengaku tidak memiliki hubungan khusus dengan laki-laki tersebut. Selama ini, komunikasi yang terjadi hanya sebatas melalui sambungan telepon sehingga dugaan motif cemburu masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga menyebut korban tidak mengenal perempuan yang diduga melakukan pengerusakan.

“Jadi kasus ini masih kita dalami, kita masih lakukan pengembangan,” ujar Gihon.

Polisi mengimbau masyarakat menyelesaikan persoalan secara bijak dan tidak mengambil tindakan melawan hukum yang dapat merugikan pihak lain. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
jok motor karyawan indomaret polsek lubuk baja pengrusakan Laporan