Dua Boat Pancung Bertabrakan di Perairan Lagoi Bintan, Dua Wisatawan Polandia Luka

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB
Polisi mengumpulkan keterangan dari kejadian kecelakaan laut di di sekitar Batu Pertama, Perairan Wisata Restauran Mangrove Lagoi, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. F.Kiriman H.P Bako untuk Batam Pos.
Polisi mengumpulkan keterangan dari kejadian kecelakaan laut di di sekitar Batu Pertama, Perairan Wisata Restauran Mangrove Lagoi, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. F.Kiriman H.P Bako untuk Batam Pos.

batampos  – Kecelakaan laut melibatkan dua boat pancung terjadi di sekitar Batu Pertama, Perairan Wisata Restoran Mangrove Lagoi, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 19.20 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan dua boat pancung yang tengah membawa wisatawan untuk mengikuti tur mangrove.

Kasi Humas Polres Bintan, AKP H.P Bako mengatakan, satu boat pancung merupakan milik PT Global yang membawa tiga penumpang, terdiri atas dua orang dewasa dan satu anak-anak.

Sementara satu boat lainnya merupakan milik BRC dengan lima penumpang dewasa.

"Kami sudah mengecek lokasi, mengumpulkan keterangan nakhoda dan penumpang serta mendata kerusakan kedua boat," kata Bako, Selasa (18/8/2026).

Dua Wisatawan Polandia Luka

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, kedua boat pancung tersebut sedang melakukan aktivitas tur mangrove.

Saat berada di sekitar titik Batu Pertama, kedua boat diduga bertabrakan secara berhadapan.

Baca Juga: Investasi Batam Tembus Rp29,89 Triliun, Kenapa Ekonomi Lokal Belum Banyak Merasakan Dampaknya?

Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penumpang harus dievakuasi. Mereka kemudian dibawa ke Klinik Lagoi untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari kecelakaan tersebut, dua penumpang yang merupakan wisatawan asing asal Polandia mengalami luka-luka.

Polres Bintan telah mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari nakhoda dan para penumpang serta mendata kerusakan pada kedua boat.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Hingga Selasa (18/8), polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

"Kita juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut," ujar Bako.

Polisi masih mendalami kondisi kedua boat, keterangan nakhoda dan penumpang serta kronologi lengkap sebelum menentukan penyebab kecelakaan.

Kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena terjadi di kawasan wisata mangrove Lagoi yang menjadi salah satu kawasan wisata di Kabupaten Bintan dan kerap menjadi tujuan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara. (*)

Editor : Putut Ariyo
Boat Pancung bintan wisatawan asing kecelakaan laut lagoi