batampos - Seorang perempuan berinisial L ditemukan tewas bersimbah darah di rooftop lantai empat rumahnya di Kompleks Mustika Blok D Nomor 5-6, RT 01/RW 01, Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Minggu (30/8) sekitar pukul 04.00 WIB.
Polisi menduga L tewas akibat penganiayaan. Terduga pelaku merupakan asisten rumah tangga (ART) korban berinisial NH.
Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah mengatakan NH ditangkap tim gabungan Unit Reskrim Polsek Batu Ampar dan Jatanras Polresta Barelang sekitar tiga jam setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.
“Kronologisnya, kami mendapatkan laporan dari masyarakat pada pukul 07.30 WIB. Tim dari Polsek datang melakukan olah TKP. Berdasarkan keterangan awal saksi di lapangan, pelaku kami kejar dan berhasil kami amankan tiga jam setelah mendapat laporan,” kata Amru kepada Batam Pos, Minggu (30/8) sore.
Menurut Amru, NH baru bekerja di rumah korban sejak awal Agustus 2026. Selama bekerja, NH juga tinggal bersama korban di rumah tersebut.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh L. Luka cukup parah terlihat di bagian kepala dan diduga berkaitan dengan penyebab kematian korban.
Baca Juga: Dua Pria Terekam CCTV Bobol Rumah di Bengkong, Perkakas Rp5 Juta Raib
Polisi juga menemukan sejumlah benda di sekitar lokasi kejadian, di antaranya pecahan pot bunga, kursi, dan ember. Benda-benda tersebut kini diperiksa untuk mengetahui keterkaitannya dengan kematian korban.
“Di lokasi kejadian kami menemukan pecahan pot bunga, kursi, dan ember,” ujar Amru.
NH kini diamankan di Polsek Batu Ampar untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami motif serta rangkaian kejadian yang berujung pada kematian L.
"Penyelidikan dan penyidikan masih terus dilakukan,” kata Amru. (*)
Editor : Yofi Yuhendri